Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo.

Jakarta - Pengurus PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan bahwa pihaknya sudah berhasil memenuhi kuota 30 caleg perempuan untuk diajukan pada Pemilu 2014. Sementara di sisi lain, partai pemenang pemilu lalu, Partai Demokrat (PD), justru mengaku masih kesulitan.

Menurut Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, pihaknya sudah siap dengan 725 caleg yaang akan diajukan untuk DPR di Pemilu 2014 mendatang. Dari angka itu, yang masih akan disaring hingga jumlahnya menjadi 560 orang saja, sebanyak 30 persen di antaranya diklaim adalah perempuan.

"Semua sudah terisi kader perempuan di semua daerah pemilihan," kata Tjahjo di Jakarta, Kamis (4/4).

Seluruh bakal caleg itu, bersama 20 ribuan caleg lainnya di seluruh Indonesia, menurut Tjahjo pula, sudah mengikuti psikotes yang disyaratkan partai itu untuk maju di pemilu.

Sementara, hal berbeda justru dirasakan PD. Seperti disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PD, Max Sopacua, pihaknya siap memenuhi kuota caleg 30 persen perempuan, namun masih kesulitkan dalam hal penempatannya secara merata di seluruh Indonesia.

Max menekankan, pihaknya sejauh ini juga masih akan mengonsultasikan caleg perempuan yang mendaftar ke Ketua Harian PD, Syarifuddin Hassan. "Pembagian dapilnya belum selesai," kata Max.

Sebelumnya, anggota Komisi IX DPR, Rieke Diah Pitaloka, menyatakan bahwa setiap partai politik wajib mengikuti amanat UU untuk memenuhi kuota caleg perempuan sebesar 30 persen. Dia menekankan bahwa kuota 30 persen seharusnya dipahami bukan sebagai alat mendikotomikan laki-laki melawan perempuan.

"Kuota 30 persen ini memberikan ruang bagi kelompok yang selama ini termarjinalkan, untuk mengejar ketinggalan soal kultur," kata Rieke di Jakarta, Rabu (3/4).

Kultur yang dimaksud Rieke adalah bahwa kultur politik Indonesia terkesan selalu dianggap sebagai dunianya laki-laki. Menurutnya, hal ini harus diperbaiki secara bertahap oleh seluruh stakeholder dunia politik.

 

Penulis: Markus Junianto Sihaloho

Profil Parpol
NASDEM
NASDEM
PKB
PKB
PKS
PKS
PDIP
PDIP
GOLKAR
GOLKAR
GERINDRA
GERINDRA

DEMOKRAT
DEMOKRAT
PAN
PAN
PPP
PPP
HANURA
HANURA
PBB
PBB
PKPI
PKPI