Bara Hasibuan: PAN Merupakan Partai Inklusif

Bara Hasibuan (pan.or.id)

Oleh: Robertus Wardi / FER | Minggu, 22 Desember 2013 | 16:30 WIB

Manado - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan mengemukakan, PAN merupakan partai inklusif atau terbuka. PAN bukan partai agama atau partai berbasiskan golongan tertentu. PAN menerima siapa pun tanpa membedakan agama, suku dan ras tertentu.

"PAN adalah partai inklusif yang dimiliki seluruh masyarakat. Kami akan terus memperkuat karakteristik sebagai partai inklusif yang sesuai dengan cita-cita awal berdasarkan nilai-nilai pluralisme dan reformasi," kata Bara di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (22/12).

Bara berada di Manado dalam mengikuti Perayaan Natal Nasional dari PAN yang digelar Minggu (22/12) malam. Bara adalah Ketua Panitia Natal Nasional PAN.

Ia menjelaskan masyarakat Indonesia sangat majemuk. Karena itu, PAN harus bisa menampung semua anak bangsa dari berbagai latar belakang.

"Kami sadar kalau mau jadi besar, maka harus terbuka bagi siapa saja. Kami ingin citra yang menempatkan PAN sebagai partai agama bisa berubah," tuturnya.

Menurutnya, perayaan Natal secara nasional adalah bagian dari komitmen PAN dalam membangun diri sebagai partai terbuka. PAN juga akan menyelenggarakan perayaan agama besar lain yang ada di tanah air.

"Manado dipilih sebagai tempat penyelenggaraan acara Natal tahun ini karena Sulawesi Utara merupakan role model bagi kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Berbagai umat beragama hidup berdampingan dengan rukun dan damai. Di samping kami ingin berbagi sukacita dengan masyarakat Sulawesi Utara, perayaan Natal ini juga merupakan bentuk penghormatan bagi masyarakat Sulawesi Utara yang berhasil menjaga kerukunan dan toleransi," tuturnya.


Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT