Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon

Jakarta - Partai Gerindra akan menunggu hingga usai Pemilu Legislatif (Pileg) pada April 2014, sebelum mengumumkan bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung di Pemilihan Presiden (pilpres) Juli mendatang.

Walau demikian, seperti diakui Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Fadli Zon, suara dari arus bawah partai sudah memunculkan sejumlah nama yang digadang sebagai calon pendamping Prabowo Subianto.

"Kami menampung aspirasi dari bawah soal bakal cawapres. Dari PKS ada Pak Aher (Ahmed Heryawan Gubernur Jawa Barat), lalu Bu Risma (Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya), Pak Din Syamsuddin (Ketum Muhammadiyah), Pak Hatta Radjasa (Menko Perekonomian), dan Ahok (Basuki Tjahaya Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta)," kata Fadli usai peluncuran lagu-lagu Partai Gerindra, di Jakarta, Kamis (13/3).

Semua aspirasi itu berasal dari internal Gerindra, dan tentu menjadi topik komunikasi di partai itu. Hanya saja, keputusan belum bisa diambil hingga pemilu legislatif mendatang.

Apabila Partai Gerindra bisa memperoleh jumlah kursi 20 persen di Parlemen mendatang, tentu mereka akan lebih bebas memilih calon wapres pendamping Prabowo Subianto.

Bila tak memenuhinya, tentu Gerindra harus memikirkan koalisi dengan parpol lainnya. "Siapa yang bakal kami angkat, nanti akan dilihat setelah pemilu legislatif," ujar Fadli.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/ED

Info Partai
1
NASDEM
NASDEM
2
PKB
PKB
3
PKS
PKS
4
PDIP
PDIP

5
GOLKAR
GOLKAR
6
GERINDRA
GERINDRA
7
DEMOKRAT
DEMOKRAT
8
PAN
PAN

9
PPP
PPP
10
HANURA
HANURA
14
PBB
PBB
15
PKPI
PKPI