Minyak Buaya, Primadona Baru Dunia Kecantikan

Beauty oil, minyak untuk perawatan kecantikan. ()

Oleh: Mutia Nugraheni / MUT | Kamis, 22 Oktober 2015 | 11:53 WIB

Demi mendapatkan produk perawatan yang sempurna, pengembangan dan penelitian terus dilakukan oleh produsen produk kecantikan. Bahan seperti minyak kelapa, minyak argan, minyak teatree, atau bahkan lemak sapi telah lama dimanfaatkan dan terbukti bisa menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Kini ada satu lagi bahan yang mungkin tak pernah terpikirkan oleh Anda bisa diolah menjadi produk kecantikan, yaitu minyak buaya.

Minyak yang diproduksi sebuah perusahaan di Afrika Selatan ini dikenal dengan nama Repcillin. Minyak tersebut diambil dari ekstrak buaya yang hidup di sungai untuk dijadikan berbagai produk kecantikan seperti sampo dan pelembap wajah. Perusahaan tersebt mengklaim kalau minyak buaya ini mengandung anti-inflamasi alami dan bersifat menyembuhkan serta mengandung zat omega yang bisa menutrisi kulit secara maksimal.

Terkait hal ini, Joshua Zeichner, asisten profesor dermatologi di Mount Sinai Medical Center, New York City, mengungkap fakta di bali minyak buaya. Ia mengungkap kalau pihaknya memang sedang melakukan penelitian terhadap minyak buaya dan manfaatnya.

"Minyak buaya seperti minyak lain memiliki sifat melembapkan. Fungsinya sendiri secara biologis melindungi kulit buaya dari kekeringan. Isinya merupakan kombinasi anatara asam lemak, vitamin A dan E, serta zat pelembap. Hal terpenting, minyak buaya ini aman digunakan." ujarnya.

Dalam beberapa komponen, minyak buata ini mirip dengan minyak kelapa dalam hal perlindungan kelindungan. Tapi minyak buaya mengandung asam lemak dengan tingkat rantai yang lebih tinggi dari minyak kelapa, yaitu omega 3, 6 dan 9. Zat ini sangat penting untuk menjaga lapisan kulit tetap sehat.


Sumber: Allure
ARTIKEL TERKAIT