Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga NTT, Klemens Meba

Kupang - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lima Kabupaten yaitu Rote Ndao, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Belu dan Timor Tengah Utara (TTU) diundur waktu pelaksanaannya dari pukul 07.30 Wita ke pukul 13.00 dan 15.00 Wita.

Pergeseran waktu itu disebabkan naskah UN untuk sekolah-sekolah penyelenggara UN baru didistribusikan, Senin,(22/4) pagi. “Ada lima sekolah yang UN-nya digeser ke pukul 13.00 Wita,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) NTT, Klemens Meba kepada wartawan di Kupang.

Walaupun mengalami pergeseran waktu pelaksanaan UN, namun, Klemens menjamin tidak akan terjadi kebocoran soal, karena terdapat 20 varian dalam pelaksaan UN. “Pergeseran ini akan tetap menjamin terjaga kerahasiaannya,” katanya.

Kepala Dinas PPO TTU, Vinsensius Saba, membenarkan pergeseran waktu ujian nasional di daerah itu. “Kami baru salurkan naskah UN ke sekolah, maka kami putuskan untuk digeser ke pukul 15.00 Wita,” katanya.

Peserta UN tingkat SMP/MTs/SMP Luar Biasa di provinsi kepulauan itu berjumlah 83.916 siswa yang tersebar di 1.181 sekolah penyelanggara.

Sementara itu Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud), Musliar Karmin, Senin, (22 /4) dijadwalkan akan memantau langsung pelaksanaan UN di TTU, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Wamendikbud tiba di Kupang menggunakan pesawat Lion Air sekitar pukul 10.00 Wita,” kata Kepala Sub Bagian Humas Setda NTT, Ursula Dando Lio kepada wartawan.

Selain meninjau pelaksanaan UN SMP di Kupang, Musliar dijadwalkan akan berkunjung ke Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk membahas pelaksanaan UN di NTT secara keseluruhan.

Penulis: YOS/AF