Guru mengajar didepan kelas

Jakarta - Pelatihan guru untuk Kurikulum 2013 sudah dimulai dengan pelatihan para instruktur nasional di Jakarta. Instruktur nasional terdiri dari dosen, guru berprestasi nasional, kepala sekolah berprestasi nasional, pengawas, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas mengajar PNS pada lembaga pendidikan dan pelatihan pemerintah (widyaiswara).

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim, di Jakarta, Selasa (2/7), mengatakan, pelatihan instruktur nasional digelar mulai 29 Juni-3 Juli 2013 di Hotel Golden Boutiqe, Kemayoran, Jakarta Pusat. Para instruktur nasional akan diberi pengarahan oleh Wakil Presiden Boediono, hari ini.

“Instruktur nasional akan melatih guru inti, setelah itu guru inti melatih guru sasaran atau guru yang mengimplementasikan kurikulum di kelas,” kata Musliar.

Musliar menuturkan, instruktur nasional akan melatih guru inti di enam kota antara lain Medan, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Bali. Selanjutnya, para guru inti akan melatih guru sasaran yang terdiri dari guru kelas dan guru mata pelajaran.

Menurut Musliar, materi pelatihan instruktur nasional antara lain mengubah pola pikir proses pembelajaran, membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) serta penilaian, dan mempelajari buku Kurikulum 2013. Materi senada juga akan dilatih kepada para guru inti dan guru sasaran.

Pelatihan guru digelar masing-masing lima hari. Untuk pelatihan guru inti dilaksanakan 4-8 Juli 2013, sedangkan pelatihan guru sasaran pada 9-13 Juli 2013. Ditargetkan, Kurikulum 2013 mulai diimplementasikan saat tahun ajaran baru dimulai pada 15 Juli 2013.

“Ada sekitar 580 instruktur nasional yang dilatih,” ujar Musliar.

Menurut Musliar, para instruktur nasional adalah orang-orang terpilih. Mereka umumnya sudah menerima berbagai pelatihan termasuk pelatihan internasional dari USAID dan JICA.

Berdasarkan dokumen Disain Induk Kurikulum 2013 disebutkan pelatihan dilakukan berjenjang dimulai dari pengarahan oleh narasumber nasional terdiri dari Wapres, DPR, Menko Kesra, Mendikbud, motivator, tim pengembangan kurikulum, tim pengarah, tim inti, dan pakar perguruan tinggi.

Jumlah instruktur nasional yang akan dilatih sebanyak 2.529 orang, sedangkan total guru inti yang akan dilatih mencapai 34.454 orang. Untuk guru sasaran, guru kelas yang akan dilatih sebanyak 107.076 orang dan guru mapel yang akan dilatih sebanyak 473.869 orang.

“Semua berjalan sesuai jadwal. Sudah siap, jadi pelaksanaan kurikulum baru tidak akan ditunda,” kata Musliar.

Musliar menambahkan percetakan buku juga sedang berjalan. Saat ini, distribusi buku Kurikulum 2013 sudah dilakukan ke sejumlah daerah yang jauh seperti Papua, Maluku, dan Aceh.

“Percetakan memang belum selesai karena masih ada dua minggu. Tapi sebagian daerah yang jauh, bukunya sudah sampai. Mana yang sudah selesai, dikirim,” jelas Musliar.

Suara Pembaruan

Penulis: C-5/NAD

Sumber:Suara Pembaruan