Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, memimpin rapat koordinasi bidang pendidikan, di Banyuwangi, Kamis, 5 Januari 2017.

Garda Ampuh Entaskan 5.093 Anak Putus Sekolah di Banyuwangi

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, memimpin rapat koordinasi bidang pendidikan, di Banyuwangi, Kamis, 5 Januari 2017. (Istimewa)

Banyuwangi - Gerakan Daerah Angkat Anak Putus Sekolah (Garda Ampuh) yang digalang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menghasilkan dampak signifikan.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2016, gerakan yang diluncurkan pada Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016 tersebut, telah mampu mengentaskan 5.093 anak putus sekolah dari 5.191 jumlah anak putus sekolah yang terdata.

Sehingga tersisa 98 anak putus sekolah yang kini sedang dalam proses penanganan untuk dikembalikan lagi agar bisa menuntut ilmu secara formal.

"Alhamdulillah, gerakan bersama ini ternyata sangat efektif. Selain berdampak langsung menyelamatkan masa depan anak, gerakan ini memperkuat solidaritas sosial masyarakat, karena semua ikut serta membantu, tidak hanya Dinas Pendidikan, tapi juga ormas, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan sebagainya," ujar Anas saat menggelar Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan di Banyuwangi, Kamis (5/1).

Terkait sisa 98 anak putus sekolah yang belum dientaskan, sambung Anas, terus coba didekati. Pasalnya, ada sebagian dari mereka yang sudah benar-benar tidak mau bersekolah.

"Memang ada yang meski sudah didekati, tetap tidak mau sekolah. Pusing juga kita. Tapi ini terus diusahakan, termasuk melibatkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang menangani pembelajaran sistem paket dan keterampilan kerja," papar Anas.

Anas menambahkan, pada awal tahun ini, dirinya menggelar sejumlah rapat koordinasi untuk mempercepat target-target pembangunan. Tidak hanya diikuti kepala dinas, rapat diikuti hingga jajaran kepala bidang.

"Semua harus laporkan kerja dan target 2017. Rakor dimulai dari bidang pendidikan, berturut-turut nanti maraton rakor kesehatan, UMKM, pertanian, pelayanan publik, dan perdesaan hingga dua hari ke depan. Semua rinci cara mempercepat target 2017. Jadi Senin 9 Januari depan sudah langsung lari semua. Libur telah usai, saatnya genjot lagi," tambah Anas.



Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com