Linda Gumelar dalam acara pembentukan Koalisi Anak Muda untuk Anak Perempuan (Youth Coalition for Girl atau YCG) di Jakarta, Senin (20/3).

YCG akan Perjuangkan Kesetaraan Anak Perempuan di RI

Linda Gumelar dalam acara pembentukan Koalisi Anak Muda untuk Anak Perempuan (Youth Coalition for Girl atau YCG) di Jakarta, Senin (20/3). (Istimewa)

Jakarta - Setelah resmi terbentuk pada Senin (20/3), Koalisi Anak Muda untuk Anak Perempuan (Youth Coalition for Girl atau YCG) yang awalnya diinisiasi oleh Plan International Indonesia memiliki visi untuk memperjuangkan pemenuhan hak anak dan kesetaraan anak perempuan di Indonesia. Meski demikian, YCG yang terdiri dari anak usia 15-24 tahun ini nantinya akan berdiri secara indenpenden.

“Karena tujuan Plan Indonesia membuat kita setara, mandiri dan berdaya, jadi mungkin nanti tidak berada di bawah koordinasi Plan. Namun, tetap saja komunikasi tetap jalan,” kata Koordinator Nasional YCG, Dina Chaerani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (20/3).

Dia menargetkan satu juta anak muda perempuan Indonesia bergabung dengan organisasi tersebut.  Dina optimistis akan tercapai dalam waktu lima tahun ke depan.

“Sekarang kan member kita masih 80 anak. Nah dalam lima tahun itu target kita satu juta anak muda perempuan Indonesia bisa terberdayakan dan setara,” kata Dina

Sementara itu, Linda Gumelar bersama Nina Sardjunani selaku pembina YCG mendorong agar organisasi anak muda tersebut mampu menjangkau seluruh daerah di Indonesia.

Menurut Linda, kesetaraan antara anak laki-laki dan perempuan merupakan kunci peningkatan ekonomi nasional, serta tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDG’s) poin ke-5.

“Kalau laki-laki dan perempuan sama-sama dapat menikmati proses dan hasil pembangunan, pasti hasilnya akan lebih bagus. Perempuannya jadi makin pintar, jadi makin mandiri,” ujar Linda.

 



Investor Daily

Imam Suhartadi/IS

Investor Daily