Wakil Presiden, Boediono

Depok - Pukul 9.00 hari ini Wakil Presiden Boediono membuka acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) yang akan berlangsung tanggal 11 hingga 12 Februari di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bojongsari, Depok.

Dalam pembukaan acara  hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dan pimpinan Komisi X serta Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, gubernur Kalimantan Timur dan walikota Depok.

RNPK kali ini mengambil tema "Menuntaskan Program Prioritas Pendidikan dan Kebudayaan 2013-2014" yang dihadiri 1.003 peserta dari Kementerian Pendidikan, kepala unit pelaksana teknis (upt), dinad pendidikan, rektor dan direktur politeknik PTN dan kordinator kopertis, dewan pendidikan tinggi, badan standar nasional pendidikan (bsnp),badan akreditasi pendidikan (ban), atase pendidikan dan kebudayaan RI di luar negeri, lembaga sensor film dan balai bahasa serta balai pengembangan media.

Melalui RNPK tersebut diharapkan ada empat hal yang dihasilkan yakni pertama evaluasi pelaksanaan program dan pencapaian kinerja pembangunan pendidikan tahun 2012, kedua, kebijakan serta rancangan program dan kegiatan pembangunan pendidikan dan kebudayaan pada 2014 serta terbangunnya komitmen menyukseskannya, ketiga, rencana ksi dan komitmen pusat dan daerah dalam implementasi kurikulum 2013 dan empat, rencana aksi dan komitmen perguruan tinggi negeri (PTN) dalam melaksanakan Undang-Undang (UU) Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

"Begitu serius Beliau atas kecintaan Beliau (Boediono) terhadap dunia pendidikan," kata Menteri Pendidikan Mohammad Nuh dalam pidato pembukaan di Bojongsari, Depok, Senin pagi (11/2).

Penulis: Ezra Sihite