Suasana rumah yang menempati bantaran kali Ciliwung yang rencananya akan direlokasi, Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum akan mulai merevitalisasi total Kali Ciliwung sehingga warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung akan direlokasi ke rumah-rumah susun 31/12/11).  FOTO ANTARA/M Agung Rajasa.
"Ini sulit, tergantung kesiapan Jokowi untuk sediakan tempat relokasi baru. Kalau tidak sesuai harapan, sulit bagi mereka untuk pindah"

Jakarta -
Pemerintah Pusat sudah merencanakan pembuatan sodetan kali Ciliwung untuk merealisasikan salah satu solusi untuk antisipasi banjir di Jakarta. Namun, rencana tersebut dinilai sulit terlaksana cepat, karena kesiapan untuk relokasi warga yang masih belum sempurna.

Menurut pengamat perkotaan Yayat Supriatna, kesulitan tersebut diperkirakan karena urusan relokasi.

"Ini sulit, tergantung kesiapan Jokowi untuk sediakan tempat relokasi baru. Kalau tidak sesuai harapan, sulit bagi mereka untuk pindah," ujar Yayat kepada wartawan, Kamis (24/1).

Menurut Yayat, Jokowi harus bisa melakukan dialog dan meyakinkan warga supaya mereka bersedia direlokasi. Relokasi yang aman, tanpa adanya protes seperti yang telah dilakukan di Solo.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sudah meminta kepada Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta supaya secepatnya melakukan pembangunan rumah susun di Gedung Eks Dinas Teknis Jakarta Timur dan Pasar Rumput.

"Asetnya kan sudah dikembalikan dari PD Pasar Jaya ke Pemprov DKI Jakarta, sehingga Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta bisa langsung ambil alih," ujar Jokowi, Kamis (24/1).

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Novizal pun mengatakan, pembangunan rusun-rusun itu akan dikerjakan Kementerian Perumahan Rakyat (Kempera). Namun ia mengaku belum tahu detail jumlah blok yang akan dibangun.

"Kami akan berkoordinasi dengan PD Pasar Jaya untuk relokasi pedagang di Pasar Rumput. Untuk sementara karena nanti rusun juga akan dilengkapi pasar," terang Novizal.

Sementara itu, eks kantor Dinas Teknis di Jakarta Timur sendiri hingga saat ini masih ditempati sebagai kantor BLU TransJakarta.

Seperti diketahui, pemerintah sudah menganggarkan sebesar Rp1,2 triliun untuk sodetan kali Ciliwung dan pembebasan lahan serta relokasi warga yang terkena oleh pembangunan.

Sodetan kali Ciliwung dilakukan ke arah Kanal Banjir Timur (KBT), serta normalisasi Kali Ciliwung. Sedikitnya ada sekitar 75 ribu Kepala Keluarga (KK) yang akan direlokasi dalam rencana pembuatan sodetan tersebut.

Penulis: /WEB