Grup A

Profil Timnas Rusia

Profil Timnas Rusia
Dwi Argo Santosa / AB Jumat, 1 Juni 2018 | 00:00 WIB

Asosiasi:Russian Football Union (RFS)
Julukan:Golden Eagles
Peringkat FIFA: 70 (7 Juni 2018)
Most Caps: Sergei Ignashevich (120)
Top Scorer: Aleksandr Kerzhakov (30)
Pelatih: Stanislav Cherchesov (Rusia)
Tampil: 11 Kali (Prestasi Terbaik Semifinal 1966)

Sebagai tuan rumah, Rusia tidak melalui kualifikasi untuk berlaga di Piala Dunia. Karena itu bisa dimaklumi bila tim Beruang Merah ini sangat membutuhkan lawan tanding. Bahkan sempat dikabarkan bahwa tuan rumah Rusia putus asa mencari lawan tanding dalam mempersiapkan diri di ajang PD 2018 ini, di luar jadwal uji coba internasional melawan negara lain.

Laga persahabatan yang dilakoni Rusia adalah menahan imbang Spanyol pada pertandingan persahabatan di Stadion Krestovskyi, Saint Petersburg, pertengahan November 2017 lalu, dengan skor 3-3. Selanjutnya dikalahkan Argentina 0-1. Pada 24 Maret lalu, Rusia dikalahkan Brasil dengan skor 3-0 di Stadion Luzhniki. Sedangkan pada laga uji coba terakhir, tim ini kalah 3-1 dari Prancis, 27 Maret 2018 lalu. Hasil tak pernah menang ini menunjukkan bahwa Rusia belum teruji.

Tuan rumah memang tidak diunggulkan di ajang Piala Dunia 2018. Lolos babak pertama dianggap sebagai hasil terbaik. Mengapa demikian? Penampilan buruk di ajang Euro 2016 menjadi dasar perkiraan. Tim dengan sebutan Golden Eagles ini gagal lolos ke fase knock out (babak gugur) setelah dikalahkan Wales 0-3 pada laga penyisihan terakhir.

Dari pengalaman tersebut, banyak pengamat sepakbola yang menyatakan sulit untuk melakukan perubahan besar dalam waktu dua tahun menjelang Piala Dunia. Apalagi sebagai tuan rumah, tak ada babak kualifikasi yang dilalui Rusia sebagai ajang mengasah diri.

Pelatih Stanislav Cherchesov sedang mencoba membangun squad baru setelah pendahulunya, Leonid Slutsky, tak mampu memberikan performa tim yang mengesankan di Euro 2016. Dengan tidak adanya pemain berkualitas dan kepergian sejumlah pemain lama, Cherchesov harus melirik bakat-bakat muda, meskipun pemain seperti itu langka dan kurang berpengalaman.

Faktor lain adalah dukungan penggemar yang menyusut. Setelah penampilan di Piala Eropa, masyarakat bola di Rusia menyatakan kekecewaannya. Bahkan di dunia maya muncul petisi agar timnas mereka dibubarkan saja. Petisi itu sudah ditandatangi sekitar sejuta warganet. Apakah hal ini merupakan gambaran hanya di dunia maya atau dunia nyata baru akan terbukti dalam laga perdana di mana Rusia akan menjamu Arab Saudi di laga pembukaan Piala Dunia 2018.

Pemain Bintang
Kiper timnas Rusia ini menjadi bagian penting, karena selain menyandang ban kapten, juga memiliki pengalaman tampil paling banyak di antara pemain lain. Igor Akinfeev (31) sudah bermain 104 kali bagi timnas. Akinfeev melakukan debut untuk tim nasional Rusia di pertandingan persahabatan melawan Norwegia pada 28 April 2004, saat berusia 18 tahun dan 20 hari.

Igor Akinfeev.

Akinfeev masuk squad Rusia di Piala Eropa 2004, Piala Eropa 2008, Piala Eropa 2012, dan Piala Dunia 2014 di Brasil. Prestasinya paling mencorong adalah dalam membela klubnya, CSKA Moscow, menjadi juara Liga Eropa UEFA musim 2004/2005.

Saat masih berumur 21 tahun ia mendapatkan penghargaan sebagai kiper muda terbaik Eropa (2008). Kemampuannya di bawah mistar gawang dan pengalamannya tampil di Eropa dan Piala Dunia bakal sangat berarti bagi tim Rusia untuk tidak kebobolan banyak gol.

Pelatih
Keberadaan dan peran pelatih menjadi faktor penting ketika Rusia dibelit kekurangan pemain berkualitas dan prestasi yang kurang menggembirakan di Eropa. Berkualitas yang dimaksud adalah standar Eropa. Para pemain angkatan Piala Dunia 2018 kali ini kebanyakan adalah pemain klub lokal. Tak ada pemain bintang yang cukup terkenal di dalam tim Beruang Merah. Karena itu sosok Stanislav Cherchesov sangat diharapkan menjadi penentu.

Stanislav Cherchesov.

Dalam banyak kejadian, tim dengan pemain berkualitas rata-rata dapat berprestasi sejauh mereka solid. Sebaliknya tim bertabur bintang berkualitas bisa saja berantakan bila antarpemain tidak bisa saling bekerja sama. Di sinilah peran pelatih seperti Cherchesov yang selama ini dikenal akan metode kerasnya dalam menangani pemain.

Mantan kiper tim nasional Rusia ini dikenal sukses melatih di Eropa. Pada musim lalu ia memenangi Liga Polandia bersama Legia Warsaw. Tangan besi dengan talenta melatih Cherchesov diperkirakan akan mampu mengangkat prestasi Rusia di Piala Dunia dan dapat diterima oleh para penggemar. Dengan demikian dukungan kepada timnas bakal terus membara.



Sumber: Suara Pembaruan