Grup D

Timnas Nigeria

Timnas Nigeria
Dwi Argo Santosa / AB Jumat, 1 Juni 2018 | 00:00 WIB

Asosiasi: Nigeria Football Federation
Julukan: Super Eagles (Si Elang Super)
Peringkat FIFA: 48 (7 Juni 2018)
Most Caps: Vincent Enyeama dan Joseph Yobo (101)
Top Scorer: Rashidi Yekini (37)
Pelatih: Gernot Rohr (Jerman)
Tampil: 6 Kali (Prestasi Terbaik 3 ke Babak 16 Besar 1994, 1998, 2014)

Nigeria bergabung dalam grup yang berat bersama Argentina, Kroasia, dan Islandia. Dua tim pertama difavoritkan bakal lolos ke babak 16 besar. Artinya, Nigeria dan Islandia diprediki hanya mengecap babak pertama Piala Dunia.

Nigeria akan mengawali pertandingan dengan menghadapi Kroasia di The Kaliningrad Stadium pada 16 Juni 2018, kemudian melawan Islandia (22 Juni) dan terakhir Argentina (26 Juni). Sungguh lawan-lawan yang tidak mudah ditaklukkan.

Selama keikutsertaannya di Piala Dunia, The Super Eagles belum pernah mampu melewati babak 16 besar. Langkah The Super Eagles selalu kandas di babak kedua. Di level ini, Nigeria tersingkir dari pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat setelah kalah 1-2 dari Italia. Pada Piala Dunia 1998 di Prancis, disingkirkan Denmark 1-4, dan pada Piala Dunia 2014, disingkirkan Prancis 0-2.
Meski tekad The Super Eagles begitu kuat, sulit rasanya melampaui prestasi sebelumnya.

Perjalanan di babak kualifikasi tidak menjamin mulusnya langkah Nigeria di putaran final. Di babak kualifikasi Nigeria tidak terkalahkan. Bergabung dalam grup keras bersama Kamerun, Zambia, dan Aljazair, Nigeria menorehkan empat kali menang dan dua kali imbang. Mereka mencetak 12 gol dan hanya kebobolan empat gol.

Pemain Bintang
Victor Moses adalah pemain sayap di klub legendaris Chelsea. Ia sempat mengenyam gelar juara Liga Inggris pada musim 2016-2017. Namun dalam daftar timnas Nigeria ia disebut sebagai pemain depan.

Victor Moses.

Pada kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika, Moses adalah pencetak gol terbanyak timnas Nigeria. Pemain berusia 28 tahun ini mencetak tiga gol, yakni saat mengalahkan Aljazair 3-1 pada November 2016 dan Kamerun 4-0 pada Agustus 2017.

Selain Moses terdapat pula Alex Iwobi, striker Arsenal. Uniknya Iwobi pernah membela Inggris pada turnamen internasional tim junior. Namun, Iwobi kemudian bermain untuk Nigeria. Dia membuat debut bersama tim senior pada 8 Oktober 2015 pada pertandingan persahabatan melawan Kongo. Pada kualifikasi Olimpiade Musim Panas 2016, Iwobi masuk pada squad sementara 35 orang, tetapi tidak terpilih pada tim inti 18 pemain. Sedangkan pada Agustus 2017, Iwobi tidak masuk squad Nigeria untuk kualifikasi Piala Dunia karena cedera. Dua bulan kemudiaan ia kembali bermain dan mencetak gol kemenangan 1-0 atas Zambia sehingga mengamankan Si Elang Super ke Rusia. Pada Mei 2018, ia masuk dalam squad awal 30 pemain Nigeria.

Pelatih
Gernot Rohr mengisi jabatan pelatih timnas Nigeria sejak 2016. Rohr menjadi pilihan utama karena berpengalaman melatih negara-negara Afrika, antara lain Gabon, Niger, dan Burkina Faso. Di tingkat klub, ia pernah melatih beberapa klub di Prancis, seperti Bordeaux, Creteil, dan Nice.

Nama Rohr tidak terkenal karena memang prestasinya bersama tim asuhan belum benar-benar bersinar. Di level timnas, prestasi terbaik Rohr terjadi pada 2012, saat membawa Gabon bertahan hingga perempat final Piala Afrika. Rohr dipecat saat menangani Burkina Faso karena prestasi tim tidak kunjung mencorong. Dengan catatan ini, semakin menguatkan dugaan bahwa Nigeria akan kesulitan bersaing di Piala Dunia 2018.



Sumber: Suara Pembaruan