Grup F

Timnas Meksiko

Timnas Meksiko
Dwi Argo Santosa / AB Jumat, 1 Juni 2018 | 00:00 WIB

Asosiasi: Federacion Mexicana de Futbol (FMF)
Julukan: El Tri (The Tri), El Tricolor (The Tricolor)
Peringkat FIFA : 15 (7 Juni 2018)
Most Caps: Claudio Suárez (177)
Top Scorer: Javier Hernández (48)
Pelatih: Juan Carlos Osorio (Kolombia)
Tampil: 16 Kali (Prestasi Terbaik Perempat Final 1970 dan 1986)


Meksiko kemungkinan akan mengulang prestasi pada Piala Dunia, yakni tidak lolos ke babak 16 besar. Sulit bagi Meksiko berada di grup yang dihuni tim-tim dengan kemampuan setara, kecuali Jerman. Tim Panser Jerman kemungkinan akan mendominasi grup F, di mana terdapat lawan lainnya, yakni Swedia, dan Korea Selatan. Ketiga timnas tersebut bukanlah lawan yang gampang ditaklukkan. Timnas Meksiko melalui pelatih menyatakan akan bertarung sedemikian rupa untuk menembus babak 16 besar.

Modal El Tri tampaknya ada pada para pemain seniornya. Meksiko diperkuat 16 pemain yang sebelumnya tampil di Piala Dunia 2014 Brasil. Para pemain ini mengalami kekelahan demi kekalahan pahit dalam berbagai laga membela timnas. Di bawah pelatih Osario, Meksiko pernah menelan kekalahan terburuk dalam perempat final Copa America Centenario 2016, saat dikalahkan Cile 0-7. Mereka juga takluk 0-1 dari Jamaika di semifinal Piala Emas. Pada Piala Konfederasi 2017, timnas Meksiko tidak berdaya setelah dihajar Tim Panser Jerman dengan skor telak 4-1 di Olimpiyskiy Stadion. Carlos Osorio sang pelatih, waktu itu, mengakui bahwa timnya kalah kelas dengan tim yang diarsiteki Joachim Loew itu.

Namun demikian, Javier "Chicarito" Hernandez dan kawan-kawan akhirnya lolos ke Rusia dengan status penghuni puncak klasemen kualifikasi zona Amerika Tengah dan Utara (Concacaf). Prestasi ini menjadi kali ketujuh beruntun Meksiko lolos ke Piala Dunia, meski El Tri tak pernah melangkah lebih jauh dari babak 16 besar.

Pemain Bintang
Striker Javier "Chicharito" Hernandez tampil gemilang dalam dua perhelatan Piala Dunia di Afrika Selatan 2010 dan Brasil 2014. Karena penampilannya itulah klub-klub Eropa meliriknya. Manchester United mendapatkannya pada 2010. Pergantian manajer dari Sir Alex Ferguson ke David Moyes dan kemudian Louis van Gaal menjadi akhir dari kebersamaan Chicharito dengan MU.

Javier "Chicharito" Hernandez.

Penyerang gesit dan dikenal oportunis di mulut gawang lawan ini terbuang. Chicharito kemudian sempat pindah ke Real Madrid, Bayern Leverkusen, dan akhirnya kini berlabuh di West Ham United.

Pelatih
Juan Carlos Osorio Arbelaez (57) memang tidak terlalu terkenal. Namun di Inggris, namanya cukup kondang di Kota Manchester. Di sana ia pernah selama empat tahun menjadi asisten pelatih Manchester City, yakni periode 2001-2005.

Mantan pemain sepakbola asal Kolombia menjadi pelatih El Tri sejak 2015, selepas ia menangani klub Brasil, Sao Paolo. Karier kepelatihan Osorio, dimulai saat dia menjadi asisten bagi klub asal Amerika Serikat, New York Red Bulls. Setelah menjadi pelatih empat klub lain, Osario ditunjuk menjadi pelatih Meksiko.

Saat menangani El Tri, Osorio sempat dikritik banyak pengamat karena suka merotasi pemain dan mengubah formasi. Gayanya ini dituding sebagai biang kekalahan-kekalahan yang dialami Meksiko, baik di Copa America maupun pada Piala Konfederasi. Meksiko selalu bermain dengan pola 4-3-3 dan sering diubah menjadi formasi 5-2-3. Untuk ajang sebesar final Piala Dunia, kebiasaan mengganti formasi tampaknya tidak akan dilakukan Osario.



Sumber: Suara Pembaruan