Grup F

Timnas Swedia

Timnas Swedia
Dwi Argo Santosa / AB Jumat, 1 Juni 2018 | 00:00 WIB

Asosiasi: Svenska Fotbollförbundet (SvFF)
Julukan: Blagult (The Blue-Yellow)
Peringkat FIFA: 24 (7 Juni 2018)
Most Caps: Anders Svensson (148)
Top Scorer: Zlatan Ibrahimović (62)
Pelatih: Janne Andersson (Swedia)
Tampil: 12 Kali (Prestasi Terbaik Runner-Up 1958)

Inilah tim yang menyingkirkan juara dunia empat kali, Italia. Swedia finis sebagai runner-up grup A kualifikasi zona Eropa. Finalis Piala Dunia 1958 ini memenangi persaingan lawan Belanda, Bulgaria, Luksemburg, serta Belarusia, dan hanya kalah dari Prancis. Posisi tersebut, sebagai satu dari delapan runner-up terbaik, membuat Swedia harus menempuh babak play-off. Mereka diundi melawan Italia. Berstatus underdog, Swedia justru mampu membuat sejarah menyingkirkan Italia meski dengan agregat tipis 1-0. Gol tunggal dicetak oleh Jakob Johansson pada leg pertama.

Padahal tim ini disebut-sebut sebagai akhir era Zlatan Ibrahimovic. Legenda Swedia ini tak lagi dipakai timnas di bawah kepelatihan Janne Andersson. Andersson menerapkan skema 4-4-2 yang cukup sukses diperagakan di periode kepelatihan Lars Lagerback pada awal 2000-an. Namun , pemain-pemain mereka sekarang kebanyakan berasal dari klub-klub tak terkenal. Hanya Emil Forsberg (Leipzig) dan Victor Lindelof (Manchester United) yang berasal dari liga top Eropa. Di grup F, kans Swedia cukup sempit, meski bukan tidak mungkin menempati posisi kedua dan lolos ke babak 16 besar.

Pemain Bintang
Marcus Berg (31) bersinar seiring pensiunnya Zlatan Ibrahimovic dari timnas. Striker klub Al Ain itu memberi kekuatan, kepercayaan diri dan banyak gol buat timnya. Dia mencetak delapan gol sepanjang kualifikasi menuju Rusia 2018.

Selain Berg ada juga pemain belakang yang cukup diperhitungkan yakni bek MU, Victor Lindelof (23) memiliki skill mumpuni. Ia dikenal mempunyai kecepatan yang bisa membantu MU dalam hal pertahanan. Bermain dari belakang, ia bisa dengan sangat cepat membantu maju ke depan.

Pelatih
Tidak ada legenda hidup timnas Swedia Zlatan Ibrahimovic di putaran final Piala Dunia Rusia. Bahkan pada babak kualifikasi pun tim Blue Yellow ini tidak pernah mengikutsertakan Ibra, panggilan Ibrahimovic. Inilah salah satu “karya” pelatih timnas Swedia Janne Andersson (55).

Janne Andersson.

Andersson lebih mengutamakan kekompakan tim yang sudah terbentuk sejak babak kualifikasi. Ia lebih memilih nama-nama tukang gedor yang sebelumnya menjadi bagian dari kesuksesan tim itu menuju Rusia. Andersson tetap tak melirik Ibra meskipun striker jangkung itu memilih hengkang ke LA Galaxy agar mendapatkan menit bermain sebanyak-banyaknya. Andersson memuji habis squad yang dimilikinya saat ini sudah luar biasa. Pujian ini belum cukup membawa Swedia ke babak delapan besar.



Sumber: Suara Pembaruan