Grup F

Timnas Korea Selatan

Timnas Korea Selatan
Dwi Argo Santosa / AB Jumat, 1 Juni 2018 | 00:00 WIB

Asosiasi: Korea Football Association (KFA)
Julukan: Taegeuk Warriors, The Reds, Red Devils
Peringkat FIFA : 57 (7 April 2018)
Most Caps: Hong Myung-bo & Cha Bum-kun (136)
Top Scorer: Cha Bum-kun (58)
Pelatih: Shin Tae-yong (Korea Selatan)
Tampil: 10 Kali (Prestasi Terbaik Peringkat Keempat 2002)

Meskipun sebagai tim Asia yang paling sering tampil di pentas dunia, Korea Selatan (Korsel) belum pernah memenangi pertandingan putaran final hingga mereka menjadi tuan rumah bersama Korea/Jepang 2002. Tercatat, sudah 10 kali mereka tampil berlaga di turnamen sepak bola paling akbar di dunia. Semenjak 1986 hingga saat ini, mereka tidak pernah absen di Piala Dunia. Belum ada negara Asia lainnya yang bisa menyamai prestasi Korea Selatan.

Pada 2002, tuan rumah Korea Selatan menang atas Polandia sebelum mengalahkan Portugal untuk mencapai putaran kedua untuk pertama kalinya. Ksatria Taeguk, sebutan tim Korsel, berlanjut ke semifinal setelah mengandaskan Italia serta Spanyol, sebelum akhirnya kalah dari Jerman pada babak empat besar.

Pada 2010, mereka kembali membuat sejarah dengan mencapai babak knock-out untuk pertama kalinya di negeri orang, sebelum langkahnya terhenti di tangan Uruguay pada babak 16 besar.

Akankah langkah Korsel lebih panjang dari babak knock-out? Banyak yang memprediksi Korsel kesulitan lolos dari babak awal grup. Bersama Jerman, Meksiko, dan Swedia, Korsel sudah beruntung bila tidak menjadi juru kunci grup.

Pemain Bintang
Son Heung-min adalah salah satu penyerang terbaik Korea Selatan saat ini. Pemain kelahiran 8 Juli 1992 ini mampu mencetak gol dengan dua kakinya dan punya visi. Son juga punya fisik, stamina, kemampuan beradaptasi bagus.

Son Heung-min.

Pada usia 16 tahun, ia meninggalkan Korsel dan bergabung dengan tim muda Hamburg SV. Setelah dua musim, ia naik ke tim senior dan langsung mendapatkan jam terbang reguler.

Bayer Leverkusen pun merekrutnya pada Juli 2013. Sejauh ini, Son menunjukkan dirinya telah menyatu dengan permainan Leverkusen. Di Bundesliga, Son telah mencetak delapan gol dan dua assist dalam 17 penampilan, dengan satu di antaranya sebagai pengganti.

Jika bisa meningkatkan kemampuan membaca pertandingan, insting untuk memosisikan diri dalam situasi bola mati, dan menyundul, Son bisa diharapkan berkontribusi besar bagi Korsel.

Pelatih
Shin Tae-yong merupakan pelatih yang menangani squad Korea Selatan U-23 ketika tampil di Olimpiade 2016 lalu di Brasil dan juga membesut squad U-20 yang tampil di Piala Dunia junior pada Juni 2017.

Shin Tae-yong.

Pelatih berusia 49 tahun ini menggantikan Uli Stielike yang diberhentikan dari kursi pelatih setelah Korsel menelan kekalahan 3-2 dari Qatar dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia.

Skema andalan Tae-yong selama satu tahun memimpin squad Taegeuk Warriors ialah 3-4-3. Namun, skema tersebut tampaknya belum ampuh untuk membuktikan kemampuan mereka untuk bersaing dengan tim-tim hebat di Piala Dunia.



Sumber: Suara Pembaruan