Grup G

Timnas Tunisia

Timnas Tunisia
Dwi Argo Santosa / AB Jumat, 1 Juni 2018 | 00:00 WIB

Asosiasi: Tunisian Football Federation
Julukan: Les Aigles de Carthage (Elang Kartago)
Peringkat FIFA: 21 (7 Juni 2018)
Most Caps: Radhi Jaïdi (105)
Top Scorer: Issam Jemâa (36)
Pelatih: Nabil Maaloul (Tunisia)
Tampil: 5 Kali

Bersama Panama, Inggris dan Belgia, di grup G putaran final Piala Dunia, Tunisia memiliki peluang mencuri angka. Bila menang besar melawan Panama dan mati-matian mengalahkan Inggris, Tunisia yang sebelumnya empat kali tampil di Piala Dunia bisa saja melenggang bersama Belgia ke babak berikutnya.

Harapan Tunisia membuat kejutan bukanlah tanpa alasan. Pada laga pemanasan Tunisia mampu menahan imbang salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia, yaitu Portugal dengan skor 2-2 di Estadio Municipal de Braga, Portugal, Mei 2018 lalu. Tunisia lolos ke Rusia setelah menjadi juara grup A babak kualifikasi zona Afrika.

Pemain Bintang
Gelandang serang andalan Tunisia adalah Wahbi Khazri (27) yang bermain untuk klub Rennes di Ligue 1 Prancis. Kontribusi Khazri bagi Tunisia yang sampai saat ini terus diingat adalah saat kualifikasi Piala Dunia. Ia mencetak gol penting saat melawan Mauritania pada putaran kedua serta gol kemenangan Tunisia atas Libia.

Pemain kelahiran Corsica, Prancis ini memutuskan bergabung bersama timnas Tunisia pada 2013. Hingga saat ini telah mencetak 12 gol dari 36 penampilannya bersama tim berjuluk Elang Kartago tersebut. Khazri dipercaya dalam tim inti karena kecepatan dalam berlari. Ia juga menjadi andalan setelah cederanya dua pemain bintang, Youssef Mskani dan Taha Yessine Khenissi.

Pelatih
Pelatih Tunisia Nabil Maaloul (55) bukan orang asing di timnas. Sebelum mengantar timnas ke putaran final Piala Dunia, ia pernah duduk sebagai asisten pelatih Roger Lemere dan mengantarkan Tunisia meraih juara Piala Afrika.

Nabil Maaloul.

Di tangannya peringkat Tunisia sempat berada di posisi ke-14 FIFA. Ini adalah peringkat tertinggi di Afrika. Bagi Nabil, peringkat ini sangat bermanfaat sebagai penyemangat bagi tim agar bisa tampil lebih baik di Piala Dunia.

Pada 2013, Nabil pernah menangani timnas Tunisia, tetapi akhirnya mengundurkan diri pada tahun yang sama saat Tunisia dikalahkan 0-2 oleh Cape Verde saat bermain di kandangnya. Hasil tersebut membuat Tunisia tersingkir dari babak kualifikasi Piala Dunia 2014.



Sumber: Suara Pembaruan