Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat memamerkan Kartu Jakarta Sehat bersama warga, Senin (12/11). (beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun)
Jokowi-Ahok juga harus mendengar aspirasi warga yang disampaikan anggota dewan.

Menjelang satu bulan Joko Widodo sebagai gubernur DKI Jakarta pada 15 November, anggota Fraksi Partai Demokrat Dittian Corrisa mengatakan kinerja Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) cukup baik. DPRD DKI pun memberikan dukungan penuh kepada mereka.

Dittian mengatakan kepada Beritasatu.com, Selasa (13/11) bahwa selama ini Jokowi-Ahok berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memenuhi kebutuhan warga Jakarta yang selama ini sudah dijalankan dengan baik menjadi lebih baik lagi. Terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan yang sudah baik menjadi lebih baik dan optimal.

Menurutnya, selama satu bulan kepemimpinan Jokowi-Ahok, tidak ada masalah dalam komunikasi antara anggota dewan dengan Jokowi-Ahok. Meski, partai yang mendukung pasangan nomor urut tiga waktu Pemilukada ini hanya ada dua partai yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

"Saya pikir sekarang semua fraksi di DPRD DKI bergandengan tangan dengan Pemprov DKI Jakarta untuk mengedepankan kepentingan masyarakat Jakarta. Sesi kampanye kan sudah lewat, ya tentunya sekarang semua fraksi dan anggota dewan punya keinginan yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Jakarta,” ujarnya.

Dia menambahkan sejak Jokowi-Ahok dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, maka visi dan misi membangun Jakarta antara DPRD dan Pemprov DKI sudah sama-sama dipahami. Intinya, Pemprov dan DPRD DKI sebagai lembaga eksekutif dan legislatif akan mempercepat proses pelayanan publik yang sudah baik menjadi lebih baik lagi.

“Khususnya, pelayanan kesehatan dan pendidikan yang selama ini sudah cukup baik, bisa menjadi lebih baik dan optimal dibawah kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur yang baru,” tuturnya.

Selama satu bulan ini, Ditian menilai komunikasi antara DPRD DKI dengan Jokowi-Ahok tidak mengalami kendala atau hambatan sama sekali. Buktinya, saat dirinya bersama anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI rapat bersama dengan Ahok, semua pendapat dan masukan Banggar didengarkan dengan seksama olehnya.

“Ahok mendengarkan pendapat dan masukan kami demi memperlancar pelaksanaan kebijakan yang akan diterapkan. Sekali lagi demi kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

Ditian menegaskan suda saatnya legislatif dan eksekutif harus punya niat yang sama untuk peningkatan kesejahteraan rakyat dan membangun Kota Jakarta. Kedua lembaga pemerintahan daerah ini harus bekerja sama dalam menjalankan pembangunan yang berujung pada kesejahteraan rakyat.

“Susah kita jalankan sama-sama, senang kita nikmati bersama. Dengan kerja sama tentu lebih mudah. Tidak ada jegal menjegal sama sekali. Tidak ada lagi anggapan fraksi besar maupun fraksi kecil. Semua fraksi mempunyai tujuan sama bagaimana menyeimbangkan dan menyatukan kebutuhan rakyat,” paparnya.

Ditian mengharapkan ke depan komunikasi yang sudah terjalin dengan baik ini dapat dijaga dengan baik selama lima tahun kedepan. Bahkan dia mengharapkan komunikasi antara dewan dengan gubernur dan wakil gubernur dapat lebih terjalin intensif lagi.

Artinya, Jokowi-Ahok tidak hanya turun ke lapangan mendengarkan keluh kesah dari warganya langsung. Tetapi juga mendengarkan aspirasi warga yang disampaikan anggota dewan yang merupakan perwakilan rakyat di enam wilayah DKI Jakarta.

“Tentunya melalui perwakilan rakyat sebanyak 94 orang di DPRD ini maka akan banyak masukan untuk memperbaiki Jakarta,” tutupnya.

Penulis: /FER