Rekapitulasi Suara Pilkada Jember Diwarnai 'Walk Out'

Rekapitulasi Suara Pilkada Jember Diwarnai 'Walk Out'
Ilustrasi Pilkada Serentak ( Foto: Beritasatu.com )
Herry Barus / HRB Jumat, 18 Desember 2015 | 03:51 WIB

Jember- Rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan kepala daerah yang digelar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis, diwarnai aksi "walk out" dari saksi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jember nomor urut satu.

"Kami meninggalkan ruangan sebagai bentuk protes terhadap sikap KPU yang tidak menindaklanjuti nota keberatan yang kami layangkan terkait dengan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK)," kata saksi pasangan calon nomor 1 Sugiarto-Dwi Koryanto, Rico Nurfiansyah dalam rapat pleno tersebut.

Rico sempat melakukan interupsi sebelum Ketua KPU Jember, Achmad Anis membuka secara resmi rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara yang digelar di Hotel Panorama Jember.

"Nota keberatan itu merupakan pernyataan tertulis yang kami layangkan pada 7 Desember 2015 atas keputusan KPU melanjutkan tahapan pilkada di tengah proses yang cacat hukum," katanya seperti dikutip Antara/

Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 8 tahun 2015, pasangan calon kepala daerah yang terlambat menyerahkan LPPDK harus didiskualifikasi, apabila menyerahkan laporan itu lebih dari pukul 18.00 WIB pada 6 Desember 2015.

"KPU Jember seharusnya mendiskualifikasi pasangan calon nomor 2, Faida-A. Muqit Arief dan kami menginginkan agar tahapan pilkada dihentikan karena cacat hukum," ucap mantan aktivis mahasiswa itu.

Suasana rekapitulasi penghitungan suara sempat memanas dan terjadi kericuhan antara aparat keamanan dengan saksi pasangan calon nomor urut 1, namun tidak berlangsung lama dan saksi pasangan Sugiarto-Dwi Koryanto memilih meninggalkan ruangan atau "walk out".

Ketua KPU Jember, Ahmad Anis, mengatakan KPU tetap melanjutkan rekapitulasi penghitungan suara, meskipun saksi pasangan calon nomor urut 1 meninggalkan ruangan rapat pleno rekapitulasi.

"Pasangan nomor urut 1, Sugiarto-Dwi Koryanto mendapat 452.085 suara atau sebesar 46,24 persen, sedangkan pasangan nomor urut 2, Faida-A. Muqit Arief mendapat 525.519 suara atau 53,76 persen," tuturnya.

Ia mengatakan tahapan pilkada selanjutnya yakni menetapkan Faida-A.Muqit Arief sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jember terpilih 2015-2020 yang rencananya digelar pada 24 Desember 2015, apabila tidak ada gugatan atau proses hukum yang dilayangkan salah satu pasangan calon.

Polres Jember menyiagakan sebanyak 800 personel untuk mengamankan pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara yang digelar KPU Jember tersebut.

Sumber: Investor Daily
CLOSE