Logo Partai Demokrat

Bogor - Rapat internal DPD Se Indonesia dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas Bogor (Minggu, 24/3/2013), telah ditutup pukul 17.00 . Namun tidak ada keterangan resmi apa saja hasil rapat yang berlangsung sejak siang sehabis dhuhur tersebut.

Rapat dimulai pukul 12.30. Sempat break untuk sholat Ashar pada pukul 15.00. Rapat dilanjutkan lagi pukul 15.30 dan bubar pada pukul 17.00.

Nara sumber Beritasatu.com di lingkaran satu Partai Demokrat yang enggan disebutkan namanya menuturkan, rapat berlangsung dalam tiga sesi. Sesi pertama adalah rapat antara Majelis Tinggi, DPD dan SBY. Rapat sesi kedua berlangsung antara DPD dengan SBY saja. Dan rapat sesi ketiga antara SBY dan Majelis Tinggi.

Menurut penjelasan sumber tersebut, dalam rapat dengan DPD tersebut dihasilkan tiga nama yang akan dibawa ke Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang akan berlangsung di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, 30-31 Maret 2013.

Penjaringan nama-nama Calon Ketua Umum Partai Demokrat untuk menggantikan Anas Urbaningrum tersebut mengerucut pada tiga nama: Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono dan Ibas alias Eddhie Baskoro. Dan dalam sesi voting yang diikuti seluruh ketua DPD sebanyak 33 provinsi tersebut, dihasilkan calon ketua umum Partai Demokrat adalah: Susilo Bambang Yudhoyono (dipilih 25 DPD), Ani Yudhoyono (5 DPD) dan Ibas (3 DPD).

Dengan hasil rapat internal DPD seluruh Indonesia ini, menurut sumber Beritasatu.com, KLB Partai Demokrat nantinya, hanyalah seremonial belaka. Masih dari sumber Beritasatu,com, DPD yang mengusulkan SBY sebagai ketua umum definitif Partai Demokrat adalah ketua DPD Bali, Made Mudarta.

Usulan ini langsung mendapat sambutan dari DPD lainnya.

Tidak ada kejutan dari rapat internal ini, nama-nama yang santer disebut-sebut siap memimpin Partai Demokrat seperti Marzuki Alie, Jero Wacik, Syarief Hasan tak ada DPD yang mengusulkan.

Dalam rapat internal tersebut juga santer dibicarakan posisi lain di Partai Demokrat, yaitu Ketua Harian. "Nama yang disebut-sebut adalah Totok Riyanto, yang saat ini menjabat sebagai direktur eksekutif DPP Partai Demokrat," ujar sumber tersebut. Nama Totok bukan kali ini saja disebut-sebut, sebelumnya Totok juga disebut bakal menjadi pelaksana tugas ketua umum, namun urung ditetapkan. Topik lain yang dibahas adalah untuk untuk menghindari pimpinan Partai Demokrat dipimpin ayah dan anak, maka posisi sekretaris jenderal bakal dipilih Syarief Hasan.

Sumber lain Beritasatu.com yang dikonfirmasi mengenai posisi ketua harian Totok Riyanto, menyatakan tarik ulur akan terjadi pada posisi tersebut. Meski hanya operator dari ketua umum, namun posisinya sangat strategis tersebut. Tak ayal lagi banyak kelompok di Partai Demokrat menginginkan posisi itu.

Rapat internal tadi selain diikuti SBY, juga diikuti beberapa nama antara lain: Johny Allen, Jero Wacik, Syarief Hasan, Ibas,Totok Riyanto, Max Sopaccua.

Penulis: Ulin Yusron