Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menyampaikan sambutannya pada acara pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Sabtu (30/3)

Jakarta - Ketua Satgas Pencalegan Partai Demokrat (PD), Suaidy Marasabessy, menyatakan pihaknya berencana menyerahkan Daftar Caleg Sementara (DCS) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 19 April mendatang.

"Kalau kelengkapan sudah oke, tinggal kami seleksi. Ada 1.088 caleg DPR mendaftar, harus disusutkan menjadi 560," kata Suaidy di Jakarta, Rabu (10/4).

Dia mengatakan nomor urut dan dapil para caleg itu akan ditentukan segera, sembari menekankan bahwa daerah pemilihan (dapil) para caleg bisa saja berubah. Sebagai contoh, seorang anggota DPR A yang selama ini memiliki dapil di Jakarta, bisa saja dirubah dan memiliki dapil di Jember Jawa Timur.

"Ini masih tahap semi final, finalnya nanti," imbuhnya.

Dia mengakui masih kekurangan caleg untuk wilayah Lampung. Namun PD sudah memastikan akan memprioritaskan caleg di Pulau Jawa.

Dari 1088 bakal caleg, sebanyak 248 diantaranya adalah perempuan. Karenanya dia yakin pihaknya bisa memenuhi syarat 30 persen keterwakilan perempuan karena hanya butuh 199 orang dari 560 bakal caleg yang akan didaftarkan.

Secara rinci dia mengatakan bakal caleg PD datang dari enam kelompok yakni 148 orang anggota DPR incumben, dari kepengurusan DPP PD, dari Kepengurusan DPD PD, dari kader dan organisasi sayap, dari anggota non kader, dan dari tokoh masyarakat.

"Ini masing-masing punya alokasi proporsional. Tokoh masyarakat 15 persen," kata dia.

Tokoh masyarakat dimaksud adalah mereka yang memiliki popularitas di tengah masyarakat, yang memiliki jaringan, dan punya hubungan emosional dengan partai.

Untuk memantapkan itu, PD khusus memesan survei untuk melihat tingkat elektabilitas tokoh masyarakat dimaksud.

"Mulai hari ini, kami beri waktu satu minggu," kata Suaidy yang di pemilu lalu ada di Partai Hanura.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/YUD