Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat  Agung Laksono

Jakarta - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan kompensasi terhadap rakyat miskin terkait bahan bakar minyak (BBM) subsidi pasti diberikan. Alokasi kompensasi kata dia merupakan bagian perlindungan sosial.

"Kompensasi untuk orang miskin, pemerintah tentu mengalokasikan sebagai bagian daripada proteksi sosial," kata Agung Laksono di kompleks kantor presiden, Jakarta, Rabu (10/4).

Soal pengendalian BBM belum dipastikan namun menurut Agung alokasi kompensasi terhadap rakyat miskin juga akan didukung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun pemerintah menyadari jika ada kenaikan BBM akan menyebabkan inflasi dan akan memberatkan rakyat miskin.

"Berapa besarnya tergantung nanti besaran BBMnya," kata dia lagi.

Sementara bentuk kompensasi tidak selalu dalam bantuan langsung tunai (BLT). Bentuk-bentuk lain diterakannya antara lain proteksi jamkesmas, penambahan beasiswa miskin dan penambahan beras miskin.

Agung menegaskan bahwa kompensasi tidak akan bersifat politis.

"Masa menyiksa rakyat miskin. Kalau kenaikan harga BBM pasti ada inflasi. Inflasi kan menambah beban rakyat miskin harus ada kompensasinya dong," kata dia lagi.

Penulis: Ezra Sihite/FMB