Jakarta - Dalam menghadapi pertarungan politik merebutkan 106 kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dalam Pemilu Legislatif 2014, Partai Demokrat optimistis meraih tiga besar dari 10 partai politik yang ikut dalam bursa calon legislatif (caleg).

Ketua DPD DKI Partai Demokrat Nachrowi Ramli menerangkan hari ini, Senin (22/4), pihaknya mendaftarkan 106 calon legislatif (caleg) dari 10 daerah pemilihan (dapil) ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta.

Komposisi caleg yang didaftarkan terdiri dari 65 persen kaum lelaki dan 35 persen kaum perempuan. Lalu dari 106 caleg tersebut, 90 persen anggota DPRD Partai Demokrat periode 2009-2014 turut mendaftarkan diri sebagai caleg. Sedangkan sisanya 10 persen merupakan kader-kader Partai Demokrat di DKI Jakarta.

“Mereka merupakan hasil dari seleksi yang kita lakukan dari 200 orang yang mendaftarkan diri. Sebanyak 106 caleg ini merupakan kader Partai Demokrat yang terbaik dan terpilih,” kata Nachrowi di KPU Provinsi DKI Jakarta, Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta, Senin (22/4).

Dia mengajak warga Jakarta untuk memilih caleg asal Partai Demokrat, karena terbukti ketangguhannya dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. Karena itu, para caleg tersebut segera akan turun ke tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan menyampaikannya kepada pihak eksekutif bila terpilih menjadi anggota DPRD DKI periode 2014-2019.

“Masyarakat jangan ragu-ragu memilih 106 caleg kami. Karena mereka adalah kader kami yang terbaik. Telah teruji kejujurannya dan keterampilannya, serta telah melalui seleksi. Sebentar lagi 106 caleg ini akan menemui masyarakat, kami minta warga menyampaikan aspirasinya kepada caleg kami,” ujarnya.

Untuk target Pemilu Legislatif 2014, Nachrowi tidak mau takabur. Dia belajar dari pengalamannya sendiri saat mengikuti Pemilu Kepala Daerah 2012 menjadi calon wakil gubernur DKI mendampingi Fauzi Bowo yang menjadi calon incumbent.

Kendati demikian, dia menargetkan dalam Pemilu Legislatif, Partai Demokrat dapat menduduki tiga besar partai politik yang meraih suara terbanyak di Jakarta. Paling tidak, sekitar 50 persen suara pemilih didapatkan untuk partainya.

“Kalau merajai, takut takabur. Insya Allah kita masih menjadi papan atas. Paling tidak kita masuk tiga besarlah. Kecuali Tuhan menghendaki kita meraih posisi pertama,” katanya.

Penulis: Lenny Tristia Tambun/NAD