Ketua KPU, Husni Kamil Manik.

Jakarta - Tiga tim dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) turun ke tiga provinsi untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon anggota KPU provinsi, Selasa (23/4).

Ferry Kurnia Rizkiyansyah dan Sigit Pamungkas turun ke Jambi. Arief Budiman dan Hadar Nafis Gumay ke Sumatera Barat. Sementara itu Ida Budhiati dan Juri Ardiantoro turun ke Sulawesi Tengah.

Uji kelayakan dan kepatutan oleh komisioner pusat merupakan tahap akhir dari seleksi calon anggota KPU provinsi. Uji kelayakan dan kepatutan ini meliputi pengetahuan mengenai kepemiluan, integritas dan independensi, dan klarifikasi tanggapan masyarakat.

"Hasil uji kelayakan dan kepatutan di setiap daerah, nantinya akan dibawa ke forum rapat pleno untuk dinilai secara bersama-sama dalam memilih lima nama yang terbaik dari 10 calon tersebut," terang Komisioner KPU RI Ferry Kurnia Rizkiyansyah dalam siaran pers yang diterima Selasa (23/4).

Ferry mengatakan rekaman hasil wawancara setiap komisioner akan diperdengarkan lagi dalam rapat pleno KPU RI. Sehingga setiap komisioner dapat memberikan penilaian secara objektif terhadap para kandidat.

"Kita berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan komisioner yang kapabel, kredibel, kompeten, berintegritas dan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap penyelenggaraan Pemilu yang luber dan jurdil," tambahnya.

Ferry menegaskan peran KPU provinsi dalam penyelenggaraan pemilu, sangat dominan. KPU provinsi merupakan koordinator dalam pelaksanaan setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.

Merekalah, lanjut Ferry, yang akan memastikan semua regulasi yang diterbitkan oleh KPU pusat dipahami dan dijalankan dengan baik.

Dalam beberapa hal, KPU Provinsi juga menerima delegasi tugas dan kewenangan dari KPU Pusat sehingga mereka tak hanya berperan sebagai koordinator tapi juga regulator.

Ferry mengatakan hasil uji kelayakan dan kepatutan akan disusun berdasarkan peringkat. Lima peringkat teratas dari 10 nama calon ditetapkan sebagai anggota KPU Provinsi.

Penyusunan peringkat dan penetapan anggota KPU Provinsi terpilih dilakukan dalam jangka waktu 10 hari terhitung sejak selesainya kegiatan uji kelayakan dan kepatutan.

Selain turun ke tiga provinsi tersebut, KPU juga akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap daerah-daerah yang tim seleksinya sudah menyampaikan hasil seleksi wawancara ke pusat.

Suara Pembaruan

Penulis: WIN/YUD

Sumber:Suara Pembaruan