Wali kota Tangerang, Wahidin Halim.

Tangerang - Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim, resmi mundur dari jabatan terkait pencalonannya sebagai calon anggota lembaga legislatif (caleg) DPR RI. Mundurnya Wahidin itu telah dibahas dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang dengan tajuk "Dalam Rangka Penyampaian Pengunduran Diri Wali Kota Tangerang Periode 2008-2013", Selasa (14/5).

Wahidin yang juga adalah Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Provinsi Banten ini sejatinya akan habis masa jabatannya pada 16 November 2013. Belakangan, Wahidin telah mendaftar sebagai caleg PD untuk DPR RI, di mana dia harus punya persyaratan pengunduran diri yang disetujui oleh DPRD Kota Tangerang.

Undang-Undang No.8/2012 sendiri mensyaratkan bahwa otomatis seorang wali kota akan hilang kewenangannya, ketika namanya muncul di Daftar Caleg Tetap (DCT). Sedangkan pernyataan pengunduran diri tersebut harus dipenuhi mulai saat ini, atau paling lambat 22 Mei 2013.

Wahidin sendiri mengatakan, keputusannya mengundurkan diri dari jabatan wali kota karena mendaftarkan diri sebagai caleg DPR RI, itu telah dipikirkannya dengan matang. Dia mengklaim dirinya akan punya kelebihan dengan menjadi wakil rakyat.

"Sebelumnya memang saya tidak tertarik menjadi caleg. Makanya ada pergolakan batin, karena sebelumnya saya berjanji kepada masyarakat untuk menyelesaikan tugas sampai masa jabatan habis. Tapi, saya juga punya kemampuan untuk memberikan pengabdian yang lebih luas di tingkat DPR," kata sosok yang menjabat Wali Kota Tangerang untuk kedua kalinya sejak November 2008 itu.

Sehubungan dengan itu, Wahidin pun berharap agar pengunduran dirinya itu tidak dianggap melarikan diri dari jabatan. Pasalnya, selama menjabat, dia mengklaim telah menyelesaikan berbagai program yang bermanfaat untuk masyarakat Kota Tangerang.

"Alhamdulillah, selama 10 tahun ini saya sudah memberikan yang terbaik untuk rakyat. Masa jabatan saya sebagai wali kota juga akan selesai enam bulan lagi. Jadi, jangan diinterpretasikan melarikan diri, atau jangan dipolitisir," katanya.

Sementara, terkait program yang belum selesai, Wahidin mengatakan saat ini hanya tinggal pembangunan RSU Kota Tangerang. Dia mengaku akan fokus menyelesaikannya, sembari menunggu persetujuan pengunduran dirinya dari Mendagri Gamawan Fauzi melalui DPRD Kota Tangerang.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Herry Rumawatine, sementara itu mengatakan, paripurna persetujuan pengunduran diri wali kota itu akan diselesaikan secepatnya. "Prosesnya akan cepat, tidak akan sampai satu bulan," katanya.

Sementara itu pula, Wakil Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengaku, mundurnya Wahidin dari jabatannya tidak akan mempengaruhi pencalonan dirinya dalam Pilkada Wali Kota Tangerang. "Tidak berpengaruh. Selama ini lancar-lancar saja kok," ujarnya.

Arief pun mengaku siap menggantikan sementara posisi Wali Kota setelah mengundurkan diri. Ditegaskannya, hal tersebut tidak pula akan mempengaruhi kinerja pegawai dan program yang tengah berjalan.

"Program-program kan sudah (ada) di APBD kan. Anggarannya dan targetnya sudah disistemisasi, jadi tidak akan mengganggu pelayanan dan proses birokrasi. Pelayanan dipastikan akan tetap maksimal," ujarnya pula.

Suara Pembaruan

Penulis: 132

Sumber:Suara Pembaruan