Anggota DPR dari Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana

Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat (PD), Sutan Bhatoegana menilai, ungkapan anggota Komisi VI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah, tentang PD yang harus dibubarkan, hanyalah bentuk kemarahan. Dikatakannya, PD bahkan sudah mengalami badai korupsi lebih dulu dibandingkan PKS.

"Saya katakan, Demokrat lebih dulu dihajar badai, tapi tidak bawa partai-partai lain. Ketua rontok, kader rontok, sampai menterinya juga rontok," kata Bhatoegana di Balai Sidang Senayan, Jakarta, Rabu (15/5).

Hal tersebut disampaikannya menyusul pernyataan Fahri tentang PD yang dikatakan lebih dulu harus bubar sebelum PKS. Wacana pembubaran PKS sendiri sempat muncul, setelah mantan presiden dan kadernya kini tersangkut kasus di KPK dalam kasus korupsi impor daging sapi dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Menurut Bhatoegana lagi, saat kader sendiri tersangkut korupsi, sebaiknya pengurus parpol memang tidak perlu membawa-bawa partai lain. PKS menurut dia sebaiknya mengurus masalahnya sendiri dengan bijak.

"Jadi, saya sudah sampaikan, tak ada lagi yang sebut-sebut (supaya) Demokrat dibubarkan pertama kali," kata Bhatoegana yang juga merupakan Ketua Komisi Energi di DPR itu.

Penulis: Ezra Sihite