Anggota Komisi III DPR dari partai Demokrat, Ruhut Sitompul

Jakarta - Politisi Partai Demokrat, Ruhut Poltak Sitompul disarankan untuk mundur dari penetapan dirinya sebagai calon Ketua Komisi III DPR demi menghindari rasa malu yang lebih besar di masa mendatang.

Menurut Anggota Komisi III DPR, Nudirman Munir, akan lebih memalukan bila nanti sudah dilantik jadi ketua komisi, Ruhut harus memimpin rapat yang kosong tak berpenghuni karena para anggota komisi menolak untuk hadir.

"Kalau saya jadi Ruhut, saya mundur tidak bersedia. Ketua komisi III DPR itu hak Partai Demokrat, bisa digantikan dengan yang lain," kata Nudirman di Jakarta, Jumat (20/9).

Pada kesempatan itu, Nudirman juga mengatakan Max Sopacua, Wakil Ketua Umum PD, telah salah membuat pernyataan.

Yang dia maksud adalah pernyataan Max sebelumnya bahwa para Anggota Komisi III tak berhak menolak penetapan Ruhut sebagai Ketua Komisi III DPR.

Padahal, kata Nudirman, hak yang dimaksud dijamin di dalam tata tertib DPR. Sebagai contoh kasusnya adalah saat Gayus Lumbuun akhirnya diganti sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR karena mendapat penolakan dari mayoritas anggota BK DPR.

Dia melanjutkan, Fraksi PD masih punya sosok lain di Komisi III DPR yang pantas diangkat sebagai ketua komisi seperti Harry Witjaksono dan Edy Ramli Sitanggang.

"Partai Demokrat bisa mengganti dengan kader lain," imbuhnya.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho