Logo TVRI

Jakarta - Keputusan manajemen TVRI menyiarkan acara debat capres konvensi Partai Demokrat (PD) berbuntut pada keluarnya sanksi dan teguran keras dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Namun, Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddik mengingatkan bahwa kasus itu sebaiknya tak jadi alasan untuk 'saling tikam' di tubuh manajemen TVRI. Khususnya, antara Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas).

"Kesalahan ini tanggung jawab bersama Dewas dan Direksi. Justru harus dijadikan jalan untuk berbenah diri tanpa reaksi saling menyalahkan," kata Mahfudz di Jakarta, Selasa (24/9).

Mahfudz menyatakan dirinya yakin Direksi TVRI tidak akan melakukan tayangan itu tanpa ada intervensi dan tekanan dari Dewas dan pihak lain di luar tubuh TVRI.

Ia juga menekankan kasus itu adalah pelajaran berharga untuk tetap menegaskan peran dan posisi TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik.

"Harus berdiri di atas kepentingan masyarakat dan bangsa secara adil dan objektif," kata Politisi PKS itu.

Seperti diketahui, TVRI menayangkan acara debat konvensi capres PD dengan durasi berjam-jam. Hal itu menimbulkan protes keras di masyarakat penonton televisi, yang tak ingin kehidupan pribadinya terganggu oleh urusan parpol tertentu.

Lihat Juga Video TVRI Bantah Terima Uang Saat Penayangan Konvensi Partai Demokrat

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/MUT