Fadli Zon: Kenaikan BBM Menyengsarakan Rakyat

Fadli Zon: Kenaikan BBM Menyengsarakan Rakyat
Fadli Zon. ( Foto: Beritasatu.com/Farouk Arnaz )
Markus Junianto Sihaloho / FMB Selasa, 18 November 2014 | 11:46 WIB

Jakarta - Kenaikan harga BBM yang diumumkan Presiden RI Joko Widodo tadi malam dinilai oleh Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, adalah kebijakan yang menyengsarakan rakyat.

Sebab, menurut dia, kenaikan harga BBM pasti diikuti oleh inflasi. Berdasarkan kalkulasi BI, setiap kenaikan BBM Rp 1.000 akan meningkatkan inflasi 1,3 persen. Jika saat ini BBM dinaikkan Rp 2.000, maka akan terjadi kenaikan inflasi 2,9 persen.

"Otomatis kemiskinan meningkat. Setiap kenaikan harga BBM pasti akan diikuti kenaikan jumlah masyarakat miskin. Sebab garis kemiskinan dibentuk oleh komoditas kebutuhan pokok," kata Fadli di Jakarta, Selasa (18/11).

Menurutnya, kenaikan harga BBM juga akan menggerus daya beli masyarakat akibat kenaikan harga pangan dan transportasi.

"Sebelum BBM naik, harga harga barang sudah tinggi. Apalagi sekarang setelah kenaikan harga BBM. Di sisi lain, tidak serta merta seluruh pendapatan rakyat Indonesia juga dinaikkan," ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, harga minyak dunia saat ini sedang turun, sekitar USD 75-77 per barel. Harga patokan APBN US$ 105 per barrel. 

"Menaikkan harga BBM bukti bahwa pemerintah mencari jalan pintas dalam mengelola negara," ujar Fadli.

Sebab, banyak cara lain untuk menyejahterakan rakyat tanpa mengurangi subsidi BBM. Misalnya dengan memperbaharui kontrak karya dengan perusahaan asing, pengembangan energi alternatif secara serius, dan melakukan aktifitas penambangan migas di wilayah-wilayah timur Indonesia yang selama ini belum maksimal, beber Fadli.

CLOSE