Mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya Kembali Dukung Rano-Mulya

Mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya Kembali Dukung Rano-Mulya
Mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya (ketiga dari kiri) berbincang akrab dengan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP TB Hasanuddin (kedua dari kanan) dalam acara Rekerdasus DPD PDIP Banten di Tangerang, Jumat, 14 Oktober 2016. ( Foto: Suara Pembaruan/Laurens Dami )
Laurens Dami / PCN Sabtu, 15 Oktober 2016 | 09:17 WIB

Tangerang- Mantan Bupati Lebak dua periode Mulyadi Jayabaya, sekaligus Kepala Badan Pertimbangan Cabang (Bapercab) PDIP Kabupaten Lebak yang sebelumnya mendeklarasikan diri mendukung bahkan menjadi anggota tim pengarah kemenangan pasangan Wahidin Halim (WH) - Andhika Hazrumy (Andika) kini berbalik arah politik kembali mendukung sesama kader PDIP Rano Karno (Rano)-Embay Mulya Syarief.

Mulyadi Jayabaya yang semula mau mencalonkan diri untuk maju di Pilgub Banten, kemudian di pertengahan jalan menyatakan mundur lalu mendukung pasangan WH-Andika yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, Hanura, PKS, PAN, PKB, dan Partai Gerindra, secara tiba-tiba berubah sikap dan kembali ke kandang banteng bermoncong putih, tempatnya bernaung selama ini sebagai kader PDIP.

Mulyadi Jayabaya bahkan sebelumnya dengan lantang menyatakan siap dipecat dari PDIP karena mendukung kader dari partai lain, justru berbalik ke partai sendiri, yang membuatnya menjabat sebagai Bupati Lebak selama dua periode. Jayabaya menyatakan mendukung pasangan Rano-Mulya yang diusung PDIP, PPP dan Partai Nasdem untuk maju di Pilgub Banten 15 Februari 2017 mendatang.

"Saya punya ideologi partai, tentunya saya sebagai kader partai, yang kemarin dukung WH-Andika adalah biasa. Orang per seorang mendukung siapa saja itu biasa, maka hari ini saya kembali ke ideologi partai," kata Mulyadi Jayabaya,di acara Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD PDIP Banten di Kabupaten Tangerang, Jumat (14/10).

Kembalinya Mulyadi Jayabaya yang akrab disapa JB ini pun disambut baik oleh pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarif. Karena dapat dipastikan, perolehan suara kedua pasangan tersebut akan signifikan di wilayah Banten Selatan.

"Mulyadi Jayabya adalah keluarga besar PDIP, merupakan banteng yang kembali ke kandangnya. Tim pemenangan sudah didaftarkan ke KPU Banten kemarin," kata Ahmad Basara, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDIP sekaligus Ketua Tim Pemenangan pasangan Rano-Mulya, pada acara Rakerdasus DPD PDIP Banten, di Tangerang, Jumat (14/10).

Terkait revisi daftar nama tim sukses (timses) Rano-Embay, pihak KPU Banten mengaku tak mempersoalkannya. Karena JB bukan merupakan salah satu calon. Namun yang menjadi perhatian adalah JB harus menyelesaikannya sendiri dengan pasangan calon yang didukung sebelumnya.

"Dia bukan kandidat, kalau pun dia ada pilihan pindah, itu pilihan dia dan harus ada surat pengunduran (diri). Awalnya tim sana (WH-Aa), sekarang tim sini (Rano-Embay) kita serahkan ke tim kampanye awal, KPU hanya menerima saja," kata Ketua Pokja Pencalonan KPU Banten Syaeful Bahri, Jumat (14/10).

Gerakan politik Mulyadi Jayabaya pada proses Pilgub Banten 2017 sejak awal bisa dibilang cukup kontroversial. Jayabaya sangat menentang pencalonan kembali Rano Karno untuk maju sebagai calon gubernur Banten periode 2017-2022. Bahkan Jayabaya dengan keras mengkritisi kinerja Rano Karno selama menjabat sebagai Gubernur Banten.

Karena itu, Mulyadi Jayabaya menyatakan niatnya untuk maju di Pilgub Banten. Jayabaya mengikuti pendaftaran di hampir semua partai politik termasuk di PDIP sendiri. Namun, setelah PDIP merekomendasikan Rano Karno untuk maju di Pilgub Banten, Mulyadi Jayabaya menyatakan mengundurkan diri dari proses pencalonan dan mendukung pasangan WH-Andika.

Tidak hanya sekadar mendukung, Mulyadi Jayabaya mengerahkan seluruh potensinya untuk merangkul banyak partai guna mendukung pasangan WH-Andika sehingga tujuh parpol berhasil dirangkul untuk berkoalisi mengusung pasangan WH-Andika.

Namun, secara tiba-tiba Mulyadi Jayabaya berubah sikap politik. Jayabaya tiba-tiba hadir di acara Rekerdasus DPD PDIP Banten di Tangerang, Jumat (14/10). Kehadiran Mulyadi Jayabaya disambut baik oleh pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief yang hadir pada acara tersebut. Sejumlah kader PDIP Banten lainnya pun menyambut gembira kembalinya Mulyadi Jayabaya ke PDIP.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE