Maju Pilkada, Jenderal Polri Resmi Diberhentikan

Maju Pilkada, Jenderal Polri Resmi Diberhentikan
Tubagus Hasanuddin dan Anton Charliyan. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / WBP Selasa, 13 Februari 2018 | 09:33 WIB

Jakarta- Tiga jenderal Polri yang maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 telah resmi diberhentikan dari kedinasan seiring nama mereka resmi ditetapkan sebagai calon kontestan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Keppres PDH (pemberhentian dengan hormat) anggota Polri yang akan ikut pilkada atas nama Anton Charlian, Murad Ismail dan kawan-kawan sudah ditandatangani oleh presiden dengan nomor 9/Polri/Tahun 2018 tanggal 12 Februari 2018,” kata Karo Penmas Polri Brigjen M Iqbal, di Jakarta, Selasa (13/2).

Dengan dikeluarkannya keppres tersebut, para perwira tinggi (pati) itu sudah resmi pensiun dan tidak dapat kembali dinas ke kepolisian. Diketahui, peraturan untuk mundur dari kedinasan itu memang disyaratkan dalam UU.

Seperti diketahui tiga jenderal Polri maju dalam Pilkada serentak 2018. Mereka adalah Irjen Safaruddin sebagai cawagub Kaltim, Murad Ismail sebagai cagub Maluku, maka Anton Charliyan maju sebagai cawagub di Jabar.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE