PPATK Awasi Dana Kampanye Peserta Pilkada

PPATK Awasi Dana Kampanye Peserta Pilkada
Kepala PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin, saat press confrence di Gedung PPATK, Jakarta Pusat, Selasa (13/2). ( Foto: Beritasatu Photo/Yustinus Paat )
Yustinus Paat / FER Selasa, 13 Februari 2018 | 20:19 WIB

Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akan proaktif memantau dan mengawasi dana kampanye pasangan calon kepala daerah yang bertarung di pilkada serentak 2018. Keterlibatan PPATK ini dilakukan dalam rangka mewujudkan pilkada yang bersih, transparan dan berintegritas.

"Ruang lingkup pengawasan yang dapat dilakukan PPATK pada penyelenggaraan pemilu yaitu pada penghimpunan, penggunaan dan/atau pelaporan dana kampanye peserta pemilu serta pelaksanaan tahapan pemilu," ujar Kepala PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin, di Gedung PPATK, Jakarta Pusat, Selasa (13/2).

PPATK, kata Kiagus, akan memantau secara proaktif sejumlah rekening yang terkait proses pilkada dan dana kampanye. Jika ada pola transaksi yang menyimpang dari kewajaran, kata dia, PPATK akan menelusuri lebih lanjut.

Rekening yang akan dipantau PPATK, antara lain rekening pasangan calon (paslon), rekening khusus dana kampanye (RKDK) dan rekening partai politik (parpol) pengusung dan tim sukses.

"Jadi, kita bisa proaktif atau juga atas laporan bawaslu dari rekening-rekening tersebut yang dilaporkan oleh penyedia jasa keuangan (PJK), penyedia barang dan jasa (PBJ) dan pihak pelapor profesi kepada PPATK apabila terjadi pola transaksi yang menyimpang dari kewajaran," ungkap dia.

Menurut Kiagus, pelaksanaan pilkada, pilpres dan pileg akan memunculkan titik-titik kerawanan baik dari sisi penyelenggaraan, pihak kontestasi dan partisipatif sehingga membutuhkan pcrhatian khusus dari pemerintah. "Faktor pemicu kerawanan antara lain adanya potensi politik uang dan sumbangan dana kampanye," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE