Emilia Menangis Saat Ambil Nomor Undian Pilgub NTT

Emilia Menangis Saat Ambil Nomor Undian Pilgub NTT
Emilia Nomleni ( Foto: ANTARA FOTO / Kornelis Kaha )
Willy Masaharu / JAS Selasa, 13 Februari 2018 | 21:46 WIB

Jakarta - Calon Wakil Gubernur NTT, Emilia Nomleni, menangis saat menarik nomor urut untuk berlaga di Pemiiihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Timur (NTT) 27 Juni mendatang. Datang sendirian tanpa pasangan, dia mendapat nomor dua.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Andreas Pareira mengatakan, pihaknya senang Emilia mendapat nomor dua dalam kontestasi politik di NTT ini.

"Nomor dua itu perlambang perdamaian dan juga kemenangan. Nomor urut yang sama didapatkan Jokowi pada Pilpres 2014," kata Andreas mengingatkan pada "Salam 2 Jari" Jokowi-JK, Selasa (13/2).

Andreas mengatakan, Emilia adalah sosok perempuan tangguh dan merupakan satu-satunya calon kepala daerah perempuan yang diusung PDIP

"Ibu Megawati menunjuk Ibu Emilia untuk berlaga dalam politik yang sangat maskulin, karena beliau adalah perempuan yang luar biasa," kata Andreas tentang Ketua DPC PDI Perjuangan Timor Tengah Selatan ini.

PDI-P berkeyakinan persoalan-persoalan yang menjangkiti NTT selama ini, seperti kemiskinan dan pedagangan manusia (human trafficking), bisa efektif diselesaikan oleh pemimpin perempuan.

"Sebab, perbaikan NTT butuh kasih dan ketulusan hati seorang ibu. Sama seperti seorang ibu yang terus berjuang membesarkan anak-anaknya tanpa mengenal pamrih," kata Andreas.

Meski berlaga tanpa pasangan, Andreas mengatakan, pihaknya tetap yakin Emilia akan berjuang semaksimal mungkin, bergotong royong bersama mesin partai, relawan, dan para simpatisan.

"Perjuangan politik kami tidak pernah mengenal kata menyerah. Sejarah telah membuktikan bahwa dalam kondisi sesulit apapun, di bawah tekanan dan intervensi kekuasaan Orde Baru, kami tetap bisa bertahan," ujarnya.

"Kami akan berjuang sampai akhir dengan iman dan tekad untuk memenangkan Ibu Emilia. Demi pembangunan NTT yang sangat kami cintai," kata Andreas.

Emilia maju sendirian dalam Pilgub NTT 2018 setelah calon pasangannya yakni Marianus Sae terkena operasi tangkap tangan (OTT). PDIP pun memutuskan menarik dukungan kepada pria yang menjabat sebagai Bupati Ngada itu.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE