AHY: Demokrat Siap Memenangi Pemilu 2019

AHY: Demokrat Siap Memenangi Pemilu 2019
Agus Harimurti Yudhoyono. ( Foto: Antara / Puspa Perwitasari )
Carlos KY Paath / YUD Minggu, 11 Maret 2018 | 20:21 WIB

Bogor – Partai Demokrat (PD) siap untuk mengikuti kontestasi Pemilu 2019. PD berharap meraih kemenangan dalam Pemilu 2019 yang berlangsung serentak antara pemilu legislatif (pileg) serta pemilu presiden dan wakil presiden (pilpres).

“Dengan memohon rida Allah SWT Tuhan Yang Mahakuasa, hari ini 11 Maret 2018, kami Partai Demokrat siap untuk memenangkan Pemilu 2019,” demikian Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu 2019 PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal itu disampaikan AHY saat memberikan pidato politik bertema “Demokrat Siap” pada Rapat Pimpinan Nasional (rapimnas) PD di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/3).

Dia menuturkan, Pemilu 2019 menjadi tonggak sejarah. Rakyat Indonesia akan menentukan pemimpin negeri lima tahun ke depan. “Kita akan memiliki presiden dan wakil presiden yang akan mengemban tugas lima tahun berikutnya. Rakyat juga akan memilih wakil-wakil mereka di parlemen, baik DPR, DPD maupun anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota,” tuturnya.

Menurutnya, seluruh masyarakat tentu berharap Indonesia jauh lebih baik. Sebuah harapan yang harus dipenuhi dan tidak boleh dicederai. Dia menyatakan, PD mempunyai tugas dan tanggungjawab untuk menyukseskan pemilu yang adil, damai dan demokratis.

Dia mengungkapkan, PD telah menyiapkan kader-kader terbaik demi mewujudkan aspirasi dan harapan rakyat. Kader yang memiliki kapasitas, integritas dan akseptabilitas tinggi. “Mereka yang bertanggungjawab dan mencintai rakyatnya serta sanggup bekerja keras. Bukan yang hanya mengejar kekuasaan dan kepentingan pribadi semata,” ungkapnya.

Dia menegaskan, partainya siap bersungguh-sungguh memajukan kehidupan rakyat. “Partai Demokrat siap meningkatkan ekonomi, kesejahteraan rakyat. Siap untuk menjaga tegaknya demokrasi. Siap mewujudkan kehidupan adil baik politik, ekonomi, hukum mapupun sosial, termasuk kehidupan yang rukun dan damai di antara sesama anak bangsa,” tegasnya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE