Survei PRC: Gus Ipul-Puti Ungguli Khofifah-Emil

Survei PRC: Gus Ipul-Puti Ungguli Khofifah-Emil
Bakal calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (kanan) membawa potongan tumpeng saat meresmikan Rumah Gus Ipul-Mbak Puti di Surabaya, Jawa Timur, 7 Februari 2018. ( Foto: Antara / Didik Suhartono )
Aries Sudiono / FER Rabu, 14 Maret 2018 | 22:06 WIB

Surabaya - Hasil survei PolMark Research Center (PRC), mendapati preferensi pemilih dalam Pilgub Jatim 2018 untuk duet pasangan calon (paslon) Saifulah Yusuf-Puti Guntur Soekarnoputri meraih dukungan 42,7 persen. Sementara, duet paslon Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak berada di angka 27,2 persen. Sedangkan kelompok yang belum menentukan pilihan (undecided) berada pada angka 30,1 persen.

"Dengan margin error sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen, maka perlu dicermati bahwa mesin partai politik pendukung masing-masing paslon belum bekerja maksimal," ujar Direktur Riset PRC, Eko Bambang Subiantoro, di Hotel Mercure Surabaya, Rabu (14/3).

Menurut Eko, khusus untuk suara partai pendukung kedua paslon, Gus Ipul-Puti yang diusung PKB dan PDIP serta didukung Gerindra dan PKS, tercatat hanya mesin PDIP yang solid sebanyak 72,1 persen mendukung duet Gus Ipul-Puti dan 11 persen memilih Khofifah-Emil Dardak.

"Sementara, PKB sendiri cukup dilematis karena hanya 45 persen pemilihnya mendukung Gus Ipul-Puti sedang 34,7 persen lainnya justru memilih Khofifah-Emil. Beruntung, pemilih Gerindra mencatat angka 56,6 persen mendukung Gus Ipul-Puti dan hanya 18,4 persen memilih Khofifah-Emil Dardak. Khusus untuk pemilih PKS, tercatat relatif imbang fifty-fifty antara Gus Ipul maupun Khofifah," jelasnya.

Eko menambahkan, kalangan pemilih dari partai pengusung Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Nasdem dan Hanura, dari menemukan hasil yang cukup mengejutkan. Mayoritas pemilih Golkar dan NasDem justru dapat dikategorikan cenderung 'melawan' kebijakan pimpinan partai, dengan menjatuhkan pilihan yang berseberangan.

"Berdasarkan hasil survei, pemilih Golkar sebanyak 47,5 persen menyeberang ke Gus Ipul-Puti dan hanya 35 persen yang memilih Khofifah-Emil," katanya.

Perlu dicermati pula, pemilih Partai Demokrat yang paling pertama mengusung Khofifah-Emil, jutru tidak kurang dari 40 persen pemilihnya terbang ke paslon Gus Ipul-Puti, kendati 44 persen pemilih setia partai berlabang Mercy ini masih mendukung Khofifah-Emil.

Lebih parah lagi, pemilih Partai NasDem tercatat sebesar 46,7 persen menyeberang ke kubu Gus Ipul-Puti. Hanya sekitar 26,7 persen memilih Khofifah-Emil. Untuk PAN, cukup solid karena hanya 13,3 persen pemilihnya condong ke Gus Ipul-Puti dan 40 persen solid ke Khofifah-Emil.

Patut diacungi jempol adalah pemilih PPP. Sebanyak 66,7 persen pemilih partai ini setia mendukung duet Khofifah-Emil, sementara sekitar 29,6 persen yang lari ke Gus Ipul-Puti.

"Bagi pemilih Partai Hanura, sebanyak 100 persen menjawab tidak tahu dan mereka masih menunggu kapabilitas paslon melalui tiga kali debat publik terbuka melalui siaran televisi mulai April hingga Juni mendatang," tandasnya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE