Puncaki Survei Pilgub Jabar, Ini Komentar Dedi Mulyadi

Puncaki Survei Pilgub Jabar, Ini Komentar Dedi Mulyadi
Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut empat Dedi Mulyadi (kiri) membantu memasang genting pada kunjungannya di Kampung Mangga Hurip, Tasikmalaya, Jawa Barat, 14 April 2018. Dalam kunjungannya pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi melakukan kegiatan dalam rangka memperingati Isra Mikraj yaitu gotong royong membangun rumah milik Ustadz Miftah Taupik Hidayat, menghadiri pengajian Ponpes Al-Mujahidin dan bersilahturahmi dengan tukang becak. ( Foto: Antara / Adeng Bustomi )
Fana Suparman / JAS Senin, 16 April 2018 | 10:43 WIB

Jakarta - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memilih merendah menanggapi hasil survei yang dirilis Citra Politik Lingkaran Survei Indonesia. Dalam survei tersebut pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi atau DM4Jabar meraih 43,2 persen disusul pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum atau Rindu yang meraih 39,3 persen.

Kang Dedi, sapaan Dedi Mulyadi mengucapkan terima kasih atas apresiasi masyarakat dalam survei itu. Meski demikian, Dedi menyatakan, survei bukanlah akhir dari perjuangan. Sebagai orang kampung, Dedi mengaku enjoy saat berinteraksi dengan sesama orang kampung.

“Alhamdulillah, terima kasih. Saya mah orang kampung, jadi sakitu ge geus uyuhan. (Saya orang kampung, segitu saja sudah lumayan),” kata Dedi dalam siaran pers yang diterima SP di Jakarta, Senin (16/4).

Dalam rilis lembaga survei besutan Denny JA tersebut dikatakan bahwa mantan Bupati Purwakarta itu menjadi determinan kemenangan pasangan DM4Jabar. Menanggapi capaian tersebut, Dedi yang juga Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu kembali memilih merendah.

“Saya mah begini adanya, berjalan saja apa adanya. Kalau langkah itu dianggap berhasil, saya bersyukur. Itu saja sih,” ucapnya.

Pria yang lekat dengan iket Sunda berwarna putih mengungkap bocoran terkait strateginya hingga memuncaki hasil survei sejauh ini. Salah satunya, Dedi mengaku terus berupaya menyapa masyarakat secara langsung. Dikatakan langkah tersebut bukanlah hal baru karena telah menjadi rutinitasnya saat masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Hanya saja, saat ini, cakupan wilayahnya menjadi lebih luas.

“Fokusnya masih sama seperti dulu, terus bekerja menyelesaikan problem masyarakat. Jadi bukan hal baru, ini melanjutkan rutinitas saja dengan cakupan lebih luas,” tuturnya.

Dedi menyatakan, pemecahan persoalan di masyarakat menjadi orientasinya bersama Deddy Mizwar di Pilgub Jawa Barat. Melalui cara tersebut, sebuah keluhan dari masyarakat tidak perlu dicatat terlebih dahulu. Akan tetapi, langsung diselesaikan saat itu juga.

“Kalau kita bertemu langsung dengan masyarakat itu memang lebih mengena. Masalah yang muncul kami dengar langsung, kami selesaikan saat itu juga. Jadi, mengalir saja begini. Kalau langkah itu mendapatkan apresiasi, sekali lagi saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih,” ungkapnya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE