Pilpres 2019

Survei Median: Elektabilitas Jokowi Naik, Prabowo Turun

Survei Median: Elektabilitas Jokowi Naik, Prabowo Turun
Presiden RI Joko Widodo (kiri) bersama ketua umum partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) saat naik kuda bersama, usai pertemuan tertutup di padepokan Garuda Yaksa, kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, 31 Oktober 2016. ( Foto: BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / CAH Senin, 16 April 2018 | 17:43 WIB

Jakarta - Berdasarkan hasil survei terbaru lembaga Media Survei Nasional (Median) menunjukkan elektabilitas Joko Widodo mengalami kenaikan dibandingkan hasil survei sebelumnya. Hasil survei Median pada Februari 2018, menunjukkan tingkat elektabilitas Jokowi diangka 35,0 persen dan mengalami kenaikan pada awal April 2018 menjadi 36,2 persen.

"Peningkatan ini terjadi karena tingkat kepuasan terhadap Jokowi juga semakin meningkat berkat program infrastruktur sudah dirasakan masyarakat. Elektabilitas Jokowi ini juga bakal naik jika program-program pro-rakyat bisa terwujud," ujar Direktur Riset Median Sudarto saat merilis hasil survei di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Senin (16/4).

Survei Median ini dilakukan pada 24 Maret-6 April 2018 dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang yang merupakan penduduk yang memiliki hak pilih. Responden diambil secara random dengan teknik multistage random sampling. Margin of error survei ini adalah plus minus 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hal berbeda, kata Sudarto, dialami oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mengalami elektabilitas menurun. Pada survei Median sebelumnya, Februari 2018, elektabilitas Jokowi di angka 21,2 persen dan menurun pada awal April 2018 menjadi 20,4 persen.

"Ini bisa disebabkan pernyataan kontroversial Prabowo bahwa Indonesia bubar tahun 2023 dan juga karena Prabowo tak kunjung deklarasi menjadi capres karena kalau sudah deklarasi umumnya elektabilitas bisa naik," jelas dia.

Meskipun demikian, Sudarto mengatakan bahwa Jokowi dan Prabowo masih dinilai responden sebagai kandidat capres 2019 dengan elektabilitas tertinggi. Menurut hasil survei, elektabilitas Jokowi dan Prabowo jauh lebih tinggi dibandingkan 43 tokoh lainnya.

Elektabilitas tertinggi setelah Jokowi (36,2 persen) dan Prabowo (20,4 persen) adalah Gatot Nurmantyo (7 persen), Jusuf Kalla (4,3 persen), Anies Baswedan (2 persen), Muhaimin Iskandar (1,9 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (1,8 persen), Anis Matta (1,7 persen), Hary Tanoesoedibjo (1,6 persen), TGB M Zainul Majdi (1,5 persen), dan Yusril Ihza Mahendra (1 persen). Sisanya mendapatkan elektabilitas di bawah 1 persen.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE