Bawaslu Siap Tangani Pelanggaran Aturan Kampanye

Bawaslu Siap Tangani Pelanggaran Aturan Kampanye
Komisioner KPU Wahyu Setiawan, bersama anggota Bawaslu M Afifufuddin, dan anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Nuning Rodiyah, saat konferensi pers di Gedung Media Center Bawaslu, Jakarta, Rabu (16/5). ( Foto: Beritasatu Photo/Yustinus Paat )
Yustinus Paat / FER Rabu, 16 Mei 2018 | 22:56 WIB

Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), M Afifuddin, menegaskan, pihaknya akan serius menangani pelanggaran kampanya yang dilakukan partai politik (Parpol). Bawaslu akan menindak secara adil dan profesional setiap dugaan pelanggaran partai politik peserta pemilu 2019.

"Kami tidak akan membeda-bedakan, jika ada dugaan pelanggaran akan ditindak," ujar Afifuddin di Kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (16/5).

Afifuddin mengatakan, setiap laporan dari masyarakat atau temuan Bawaslu, akan ditindak lanjut sesuai dengan aturan yang berlaku. Laporan atau temuan tersebut, akan diklarifikasi dan ditelusuri sesuai dengan tupoksi lembaga yang berada di Sentra Gakkumdu, yakni kepolisian dan kejaksaan.

"Yang penting, apa yang kami temukan apalagi laporan masyarakat, itu kami proses. Ini menjadi tugas kami memprosesnya. Klarifikasi, menelusuri dan lain-lain, bagian dari tupoksi kami," tandasnya.

Afifuddin mengatakan, terkait laporan Indonesian Election Watch (IEW), akan ditindaklanjuti oleh Bawaslu. IEW melaporkan sejumlah pelanggaran kampanye yang dilakukan partai politik peserta pemilu di media massa dan elektronik. "Jika ada laporan, pasti akan ditindak oleh Bawaslu," tegasnya.

Berikut, parpol yang diduga melakukan pelanggaran-pelanggaran kampanye di luar jadwal.

Media Audio Visual (Televisi)

1. Partai Golkar

2. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Media Cetak

1. Partai Demokrat

2. PAN

3. PSI - sedang diproses Bawaslu

Media Luar Ruang

1. Partai Demokrat

2. Partai Gerindra

3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

4. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)

5. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

6. Partai Bulan Bintang (PBB)

7. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

8. Partai Amanat Nasional (PAN)

9. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE