Hendrawan: Semu jika Gerindra Berharap Gaet Parpol Koalisi Jokowi

Hendrawan: Semu jika Gerindra Berharap Gaet Parpol Koalisi Jokowi
Hendrawan Supratikno ( Foto: Istimewa )
Markus Junianto Sihaloho / JAS Jumat, 18 Mei 2018 | 13:29 WIB

Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, menilai adalah harapan yang semu jika Partai Gerindra berharap ada partai politik pendukung Joko Widodo (Jokowi) yang mundur dari koalisi hanya karena ada tokohnya yang tak dipilih menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Jokowi.

Hal itu disampaikan Hendrawan menanggapi pertanyaan wartawan menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, yang meminta agar Jokowi terlebih dahulu mengumumkan cawapres pendampingnya. Tak dibantah oleh Hendrawan, bahwa hal itu bisa dipersepsi sebagai upaya Gerindra berusaha menggaet anggota koalisi Jokowi yang keluar karena tak dipilih sebagai cawapres.

"Itu harapan yang semu ya, harapan semu," kata Hendrawan, Jumat (18/5).

Dilanjutkannya, pernyataan Fadli Zon justru terbalik. Seperti layaknya permainan catur, juara bertahan bisa memilih untuk memakai bidak putih atau hitam. Atau dalam kompetisi sepakbola dunia, juara bertahan tidak ikut dalam kualifikasi dan mendapat tempat kehormatan. Artinya, justru seharusnya sang penantang yang terlebih dahulu menyampaikan formasi, bukan justru sang juara.

"Artinya mestinya challenger ini (Prabowo Subianto) yang menentukan pasangan calonnya dulu," kata Hendrawan.

Yang jelas, kata Hendrawan, sebaiknya semua pihak yang ingin maju sebagai calon presiden, berkonsentrasi memenuhi persyaratan sesuai undang-undang. "Misalnya, membangun koalisi 20 persen sesuai persyaratan. Itu dulu saja dikerjakan," imbuhnya.



Sumber: BeritaSatu.com