Ini Agenda Pertemuan Prabowo-SBY

Ini Agenda Pertemuan Prabowo-SBY
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, 27 Juli 2017. ( Foto: Carlos Paath/Suara Pembaruan )
Yustinus Paat / HA Sabtu, 9 Juni 2018 | 02:26 WIB

Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Ketua Umumnya Prabowo Subianto akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Pertemuan tersebut, kata Andre, akan berlangsung setelah Pilkada Serentak 27 Juni 2018 di 171 daerah.

"Komunikasi kami dengan Partai Demokrat berjalan dengan baik dan dimatangkan setelah Pilkada 2018. Pak Prabowo dan Pak SBY diagendakan bertemu setelah Pilkada Serentak," ujar Andre di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (8/6).

Andre menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari pertemuan Prabowo dan SBY pada Agustus 2017 lalu di Cikeas. Kemudian dilanjutkan pertemuan antara Sandiaga Uno dengan Agus Harimurti Yudhoyono.

"Karena sudah bertemu di tempat Pak SBY, maka kali ini akan dilangsungkan di rumah Prabowo. Ini kunjungan balasan," tandas dia.

Andre tak menampik jika pertemuan tersebut bakal membicarakan pemilihan presiden (pilpres) 2019 dan diskusi nama-nama calon presiden. Namun, dia memastikan bahwa pertemuan tersebut tidak akan membicarakan soal jatah-jatah kursi menteri.

"Kita sepakat dulu kerjasamanya, kerangka kerjanya, baru kita bicara orangnya. Itu yang kita tawarkan ke Partai Demokrat dan partai lainnya. Kita tawarkan kesepakatan kerja sama, baru bicara soal siapa cawapres dan kesepakatan lainnya," ungkap dia.

Menurut Andre, pertemuan dengan SBY sangat penting. Pasalnya, partai yang didirikan SBY mempunyai 10 persen suara pemilih dan SBY merupakan tokoh yang menjabat presiden selama dua periode.

"Yang jelas mempunyai pengaruh. Kita berharap semakin banyak partai dan tokoh yang mendukung Prabowo, akan menentukan kemenagan Prabowo nantinya," tutur dia.

Lebih lanjut, Andre juga tidak bisa memastikan bahwa pertemuan tersebut akan mendorong AHY menjadi cawapres Prabowo. Karena, cawapres Prabowo akan dibicarakan dengan mitra koalisi.

"Saya tidak bisa memastikan itu, karena Cawapres Prabowo akan dibicarakan dengan mitra koalisi dan yang jelas cari yang terbaik dari yang ada," pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE