Amien Maju Capres, PDIP Tak Anggap Ancaman Bagi Jokowi

Amien Maju Capres, PDIP Tak Anggap Ancaman Bagi Jokowi
Joko Widodo. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / JAS Selasa, 12 Juni 2018 | 15:22 WIB

Jakarta -‎ Rencana Amien Rais maju sebagai calon presiden (capres) dianggap sebagai bukan ancaman besar bagi elektabilitas Joko Widodo (Jokowi). Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan hal itu ketika ditanyai wartawan, Selasa (12/6).


"Tidak (ancaman). Karena di masa lalu Pak Amien juga pernah maju," kata Hasto.

Amien memang pernah maju menjadi calon presiden di Pilpres 2004, berpasangan dengan Siswono Yudohusodo. Saat itu, pasangan Amien-Siswono tak lolos putaran pertama. Pada putaran kedua, Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kala (SBY-JK) menjadi pemenang mengalahkan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi.

Soal kemungkinan parpol pendukung Jokowi pindah untuk mendukung Amien, Hasto mengatakan bahwa setiap partai politik berdaulat menentukan calon pemimpin nasional yang hendak diusung. "Sejauh ini, semua parpol dengan sadar mendukung Jokowi karena menyadari kuatnya dukungan rakyat," kata Hasto.

"Ketika berpindah-pindah menjadi bunglon, rakyat akan tahu mana partai yang konsisten dan mana yang hanya mengejar kekuasaan," imbuhnya.

Kembali soal Amien Rais berniat jadi capres, Hasto mengatakan niatan itu sah saja asal bisa memenuhi persyaratan sesuai diatur di undang-undang. "Selama syarat-syarat itu terpenuhi, setiap warga negara memiliki hak memilih dan dipilih. Namun rakyat yang jadi hakim terbaik," imbuhnya.

"Bagaimana menanggapi Amien Rais yang frontal mengkritik pemerintah?" tanya wartawan.

"Kita ini kan berkebudayaan timur, apalagi sedang masa puasa, rakyat akan melihat pemimpin-pemimpin mana yang baik, yang menyatukan, pemimpin yang tersenyum ketika dikritik, dihujat; atau pemimpin yang memecah belah. Buktinya elektabilitas Pak Jokowi tertinggi," jawab Hasto.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE