Jokowi Bertemu Megawati Bahas Cawapres

Jokowi Bertemu Megawati Bahas Cawapres
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri (keenam kiri) bersama anggota BPIP di Istana Merdeka, Jakarta, 22 Maret 2018. Presiden melalui Keputusan Presiden No 7 Tahun 2018 mengubah status Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasia (UKP PIP) menjadi Badan Pembinaan Ideologi Pancasia (BPIP). ( Foto: BeritaSatu Photo / Joanito De Saojoao )
Markus Junianto Sihaloho / HA Rabu, 13 Juni 2018 | 07:30 WIB

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan di sela buka puasa bersama dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Istana Batu Tulis, Bogor, Selasa (12/6) sore hingga malam. Isu calon wakil presiden (cawapres) pendamping Jokowi di Pilpres 2019 turut dibahas.

Seperti diungkapkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, yang mendampingi dalam pertemuan itu, Jokowi dan Megawati utamanya membahas berbagai persoalan bangsa dan negara. Namun, sempat juga keduanya membahas siapa cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

"Ibu Megawati Soekarnoputri memberikan masukan agar dilakukan dengan pertimbangan matang, dan terus melakukan kontemplasi," kata Hasto, Rabu (13/6).

Bagi Megawati, kontemplasi perlu dilakukan agar benar-benar memahami aspirasi rakyat Indonesia. Dan itu harus dilakukan sambil memohon petunjuk dari Allah, ungkap Hasto.

“Presiden dan wakil presiden itu merupakan pemimpin rakyat, pemimpin bangsa dan negara. Semua harus dipersiapkan dengan matang, dengan pertimbangan nurani yang jernih," kata Hasto.

Soal sosok cawapres, Hasto mengaku belum ada kesimpulan akhir. Yang jelas, siapapun yang ditetapkan sebagai cawapres, maka harus bisa menjadi duet terbaik dengan Jokowi dalam menyejahterakan rakyat Indonesia.

"Pak Jokowi dan calon wakilnya harus menjadi bagaikan Sang Fadjar yang baru merekah dari ufuk timur yang menerangi seluruh alam raya dan membangkitkan optimisme bagi Indonesia Raya," kata Hasto.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE