Besok, Komjen Iriawan Dilantik Sebagai Penjabat Gubernur Jabar

Besok, Komjen Iriawan Dilantik Sebagai Penjabat Gubernur Jabar
Komjen Mochamad Iriawan yang merupakan mantan Kapolda Metro Jaya. ( Foto: Beritasatu.com/Bayu Marhaenjati )
Carlos KY Paath / WBP Minggu, 17 Juni 2018 | 21:38 WIB

Bandung - Sekretaris Utama (Sestama) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Komisaris Jenderal (Komjen) M Iriawan ditunjuk sebagai penjabat gubernur (pj) Jawa Barat (Jabar). Iriawan bakal dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Gedung Merdeka, Bandung, Senin (18/6).

Gubernur Lemhannas Agus Widjojo mengungkapkan, dirinya kini tengah berada di Bandung untuk menghadiri pelantikan Iriawan. Agus telah mengetahui Iriawan yang dipercaya memimpin Jabar untuk sementara. "Saya di Bandung. Iya betul, itu Pak Iriawan (yang dilantik)," kata Agus saat dihubungi, Minggu (17/6).

Ia mengaku menerima informasi dilantiknya Iriawan sejak lama. "Sudah seminggu, mungkin dua minggu yang lalu," ujarnya.

Keputusan presiden (keppres) terkait penunjukkan Iriawan sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Iya sudah ditandatangani," imbuh Agus.

Untuk diketahui, masa jabatan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar berakhir pada 13 Juni 2018. Mendagri sempat menunjuk Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa sebagai pelaksana harian (plh) gubernur Jabar.

"Jika kepala daerah dan wakil kepala daerah telah berakhir masa jabatannya, maka sekretaris daerah melaksanakan tugas sehari-hari sampai diangkat pj kepala daerah atau dilantiknya kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Bahtiar, Senin (11/6).

Ia menjelaskan, masa jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah terhitung sejak pelantikan. Demikian diatur Pasal 162 Undang-Undang (UU) 10/2016 terkait pemilihan kepala daerah (pilkada). "Jadi tidak boleh kurang sehari atau lebih sehari," jelasnya.

Ia menambahkan, penunjukan plh juga untuk memastikan roda pemerintahan daerah (pemda) tetap berjalan. Pada bagian lain, ia tak memastikan jadwal pelantikan pj gubernur Jabar. "Ditunggu saja," ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan