Pantau Singkawang, Polri: Hargai Siapa pun Pilihan Rakyat

Pantau Singkawang, Polri: Hargai Siapa pun Pilihan Rakyat
Asisten SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto (kanan) didampingi Kapolres Singkawang (kiri) dan Wali Kota Singkawang (tengah) di salah satu TPS di Singkawang, Rabu 27 Juni 2018. ( Foto: Beritasatu Photo / Farouk Arnaz )
Farouk Arnaz / WBP Rabu, 27 Juni 2018 | 17:32 WIB

Singkawang- Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri Irjen Arief Sulistyanto meninjau pengamanan pemungutan suara Pilkada di Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, dan Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (27/6).

“Sepanjang perjalanan kondusif termasuk di Singkawang. Situasi ini memberikan kesempatan bagi warga negara yang punya hak pilih untuk menggunakan hak dan aspirasi politiknya,” kata Arief.

Mantan Kapolda Kalbar itu datang dalam kapasitasnya sebagai perwira pengamat wilayah (pamatwil) Mabes Polri untuk Pilkada di Kalbar. “Ini adalah proses dan modal bagi daerah untuk membangun ke depan, untuk memilih pemimpin yang baik. Saya pesan ke Kapolda Kabar kita harus mengawal supaya proses ini bisa luber (langsung umum bebas) dan jurdil (jujur adil). Kalau nanti ada perselisihan terkait hasil pemilu tentu ada saluran penyelesaiannya,” imbuh Arief.

Jenderal bintang dua ini juga berpesan kepada para elite politik dan para calon kepala daerah untuk menghargai siapa pun yang dipilih oleh rakyat. “Sekali lagi, kalau ada perselisihan (hasil Pilkada) silakan ditempuh cara yang tersedia. Pilkada adalah bagian dari masyarakat yang penting adalah situasi harus tetap damai sehingga kita bisa membangun,” lanjutnya.

Singkawang menjadi perhatian khusus karena kota ini pernah merasakan pahitnya konflik sosial antarwarga pada 1996-1997. Cerita kelam yang mengoyak ikatan anak bangsa itu menjadi pelajaran. “Aktivitas dunia maya semua juga kita pantau. Gunakan dunia maya untuk lakukan hal positif. Agitasi tidak ada gunanya. Kalau itu terjadi, Polri akan melakukan penegakan hukum dan Polri punya kemampuan untuk itu,” tambah Arief.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan situasi kota yang dipimpinnya terpantau kondusif. Wali Kota perempuan ini aktif berkeliling memantau kondisi keamanan di wilayahnya.

“Warga antusias menggunakan hak pilihnya, namun memang ada beberapa TPS, yang saya pantau, yang baru didatangi sekitar 30 persen pemilih yang terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap). Kita berharap warga lain akan segera datang sebelum TPS ditutup pukul 13.00 WIB,” tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com