Siapapun Cawapresnya, PDIP Harapkan Relawan dan Partai Tetap Dukung Jokowi

Siapapun Cawapresnya, PDIP Harapkan Relawan dan Partai Tetap Dukung Jokowi
Ahmad Basarah. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / YUD Rabu, 11 Juli 2018 | 18:43 WIB

Jakarta - PDI Perjuangan tak menolak bila ada tokoh non partai politik dan dari partai politik yang berusaha mengarahkan diri menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko Widodo (Jokowi).

Seperti disampaikan Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah, saat ini bisa dipahami upaya dari parpol pengusung, kelompok relawan, maupun organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mendorong nama cawapres tertentu. Sehingga banyak juga bermunculan iklan, poster, hingga spanduk seperti Jokowi-Cak Imin, Jokowi-Mahfud MD, Jokowi-TGB, dan Jokowi-Romahurmuziy.

"Itu adalah hal lumrah,” kata Basarah, Rabu (11/7).

Nah, PDI Perjuangan hanya mengingatkan bahwa hanya akan ada satu cawapres saja yang akan dijadikan pendamping Jokowi. Tak mungkin semua nama beredar akan diambil dan dijadikan cawapres.

Dan calon itupun bisa dari kalangan mana saja. Bisa dari unsur parpol, unsur relawan, atau di luarnya. Dan apabila pada saatnya calon sudah ditentukan, semuanya wajib untuk bersama-sama memenangkan pasangan yang ada.

“Kita berharap relawan dan sebagainya untuk tetap konsisten mendukung Pak Jokowi dalam pilpes 2019, siapa pun cawapres yang akan diputuskan Pak Jokowi,” ujarnya.

Ketika ditanya kapan Jokowi dan pasangannya akan diumumkan, Basarah meminta agar semuanya bersabar. Baginya, hingga saat batas waktu terakhir pendaftaran pada 10 Agustus 2018, keputusan masih bisa diambil.

“Bisa didaftarkan dan diumumkan tanggal 4 Agustus, bisa diumumkan dan didaftarkan tanggal 10 Agustus pada saat hari terakhir pendaftaran capres-cawapres,” tandas pria yang juga Wakil Ketua MPR RI itu.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE