AHY Jadi Cawapres, Prabowo: Why Not?

AHY Jadi Cawapres, Prabowo: Why Not?
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) didampingi Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) saat menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, 24 Juli 2018. ( Foto: Istimewa )
Carlos KY Paath / HA Rabu, 25 Juli 2018 | 00:20 WIB

Jakarta - Partai Demokrat (PD) tidak pernah mengajukan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden (cawapres) kepada Partai Gerindra. Ketua Umum (ketum) PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) justru meminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto untuk mencari sejumlah tokoh yang ideal menjadi cawapres.

"Apa Pak SBY memberi suatu permintaan harga mati bagi AHY jadi cawapres? Pak SBY tidak meminta AHY sebagai cawapres. Beliau tidak sama sekali minta," kata Prabowo saat jumpa pers seusai bertemu SBY di kediaman SBY, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (24/7) malam.

Namun, ia menegaskan AHY masuk dalam kriteria cawapres. Ia mengaku membutuhkan figur kapabel yang dapat berkomunikasi efektif dengan generasi muda. Sebab, pemilih mayoritas berusia di bawah 40 tahun.

"Kalau umpama dalam pertemuan nanti nama AHY muncul (jadi cawapres) saya harus katakan why not (kenapa tidak)?" tegas Prabowo.

Hal senada disampaikan SBY yang berada di sebelah Prabowo ketika memberikan keterangan pers. Diungkapkan, dirinya dan Prabowo tidak membicarakan cawapres.

Menurutnya, suatu kewajaran apabila setiap partai politik (parpol) menginginkan kadernya menjadi calon presiden (capres) atau cawapres.

"Saya kira logis. Tapi saya berikan pernyataan cawapres bukan harga mati. Karena yang penting pasangan capres dan cawapres tepat dan rakyat yakin bisa membuat perubahan ke arah lebih baik," kata SBY.



Sumber: Suara Pembaruan