Ini Laporan Kekayaan Sandiaga dan Ma'ruf

Ini Laporan Kekayaan Sandiaga dan Ma'ruf
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (dua kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ( kanan) berpegangan tangan bersama seusai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis 9 Agustus 2018. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao / SP/Joanito De Saojoao )
Fana Suparman / FMB Jumat, 10 Agustus 2018 | 11:00 WIB

Jakarta - Calon petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun penantangnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto telah menjatuhkan pilihan calon wakil presiden yang akan mendampingi mereka bertarung dalam Pilpres 2019. Jokowi memilih Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin, sementara Prabowo menjatuhkan pilihan kepada Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno.

Pertarungan Jokowi dan Prabowo merupakan rematch atau pertandingan ulang dari Pilpres 2014 lalu. Untuk itu, sosok cawapres bakal menentukan jalannya pertarungan. Lalu berapa harta para calon RI-2 ini?

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 29 September 2016, saat mendaftar sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengklaim memiliki harta sekitar Rp 4 triliun.

Berdasar laman acch.kpk.go.id, Sandiaga tercatat memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 3.856.763.292.656 dan USD 10.347.381. Total harta kekayaan ini terdiri dari benda bergerak dan tidak bergerak.

Untuk harta tidak bergerak terdiri dari 12 bidang tanah dan bangunan yang berada di luar negeri dan dalam negeri dengan rincian delapan di Jakarta Selatan, dua di Tangerang, satu di Singapura dan satu di Washington DC. Ke-12 tanah dan bangunan milik Sandiaga itu mencapai Rp 113.516.301.444.

Sementara, untuk harta bergerak, Sandiaga tercatat memiliki dua unit mobil dengan merk Nissan Grand Livina dan Nissan X-Trail dengan nilai total mencapai Rp 375.000.000.

Sandiaga juga diketahui memiliki harta bergerak lain seperti logam mulia, barang-barang seni dan antik serta benda lainnya senilai Rp 3.200.000.000. Dia juga mempunyai 29 surat berharga yang nilainya mencapai Rp 3.721.379.813.530.

Selain itu, Sandiaga juga memiliki giro dan setara kas senilai Rp12.899.258.838 dan USD 30.247.421. Dalam LHKPN itu, Sandiaga memiliki piutang sebanyak Rp13.834.597.000 dan USD2.465.841. Tak hanya itu, Sandiaga juga ikut melaporkan utangnya senilai Rp 8.441.678.156 dan USD 23.653.682.

Sementara itu, di sisi lain, Ma'ruf Amin yang memiliki rekam jejak politisi dari DPRD, MPR dan DPR terakhir melaporkan harta kekayaannya saat menjabat sebagai anggota DPR pada 2001 atau 17 tahun lalu.

Berdasarkan laman acch.kpk.go.id, dalam laporan yang terakhir diserahkan pada 10 Mei 2001, Ma'ruf memiliki harta Rp 427.232.196.

Harta milik Ma'ruf ini terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 231 juta. Kemudian, harta bergerak berupa alat transportasi senilai Rp 290 juta. Selain itu, Ma'ruf memiliki giro dan setara kas lainnya senilai Rp 50 juta. Namun, Ma'ruf saat itu memiliki utang Rp 134 juta.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE