PKS Minta Jatah Posisi Wagub DKI

PKS Minta Jatah Posisi Wagub DKI
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Ketua umum PKS Sohibul Iman ( Foto: Suarapembaruan/Hotman Siregar )
Fana Suparman / FER Jumat, 10 Agustus 2018 | 18:04 WIB

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimistis nama yang diusulkannya menggantikan Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta bakal menjadi prioritas Partai Gerindra. Diketahui, Sandiaga telah mengundurkan diri sebagai Wagub DKI karena maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Presiden PKS, Sohibul Iman mengatakan, PKS telah legawa memberikan hak Cawapres kepada Gerindra. Untuk itu, tidak berlebihan jika Gerindra memberikan prioritas kepada PKS untuk mengusulkan nama Wagub menggantikan posisi Sandiaga Uno.

Diketahui, hingga menit-menit terakhir sebelum deklarasi, PKS ngotot agar Prabowo memilih Ketua Majelis Syuro, Salim Segaf Al-Jufri, sebagai cawapres. Namun, Prabowo pada akhirnya memilih Sandiaga Uno yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

"Tentu dalam proses politik ini, karena PKS memberikan hak Cawapres kepada Gerindra, tentu mereka memberi hak prioritas kepada PKS untuk menjadi Wagub," kata Sohibul di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (10/8).

Sohibul mengatakan, sesuai aturan maka partai yang berhak mengusulkan pengganti Sandiaga adalah Partai Gerindra dan PKS. Hal ini lantaran kedua partai tersebut menjadi pengusung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat Pilgub DKI 2017.

"Secara aturan bahwa yang bisa menggantikan pak Sandiaga itu dari PKS dan Gerindra. Karena dulu yang usung cuma dua partai. Jadi, tentu nanti akan diusung oleh PKS dan Gerindra. Ada dua calon," katanya.

Beredar informasi, calon kuat pengganti Sandiaga merupakan Ketua DPP PKS dan Ketua Timses Anies-Sandi di Pilgub DKI 2017, Mardani Ali Sera. Disinggung mengenai hal ini, Sohibul masih bungkam soal nama yang bakal diusulkan pihaknya menggantikan Sandiaga. Sohibul mengklaim pihaknya belum menyiapkan nama. Namun, Sohibul berjanji nama yang diusulkan pihaknya bakal segera disampaikan ke publik.

"Dalam waktu dekat ini. Ini kan Jumat, Senin kita proses. Di situ kita akan tahu namanya," katanya.

Senada dengan Sohibul, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nurwahid meyakini Gerindra bakal legawa memberikan hak kepada PKS untuk mengusulkan nama pengganti Sandiaga Uno. Hal ini lantaran Prabowo lebih memilih Sandiaga ketimbang Salim Segaf yang diusulkan PKS untuk menjadi cawapres.

"Untuk Wagub, kan sesungguhnya Anies-Sandi itu dukungan PKS sama Gerindra dan sekarang kan, pak Prabowo menerima dalam tanda kutip ketika kemudian Pak Salim tidak dilanjutkan pengajuannya sebagai cawapres sesuai dengan resolusi daripada para ulama itu. Nah saya yakin juga karenanya Gerindra atau Pak Pak Prabowo legawa untuk kemudian akan memberikan kursi Wakil Gubernur DKI kepada PKS karena memang faktanya," katanya.

Meski demikian, Hidayat belum dapat memastikan nama dari PKS bakal menjadi pengganti Sandiaga karena harus dibahas bersama Gerindra. Hidayat hanya menyebut nama Mardani merupakan salah satu yang dipertimbangkan untuk diusulkan PKS.

"Pastinya akan dibahas bersama-sama, kalau pasti saya tidak mengatakan pasti. Salah satu diantaranya (Mardani)," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan