Salim Segaf Prediksi Bakal Ada Ijtima Ulama 2

Salim Segaf Prediksi Bakal Ada Ijtima Ulama 2
Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Al-Jufri ( Foto: Beritasatu.com / Yustinus Paat )
Fana Suparman / HA Jumat, 10 Agustus 2018 | 20:56 WIB

Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memutuskan memilih Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang mendampinginya di Pilpres 2019.

Keputusan Prabowo ini berbeda dengan Ijtima Ulama yang merekomendasikan nama Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Salim memprediksi bakal ada Ijtima Ulama jilid 2. Dikatakan, Ijtima Ulama jilid 2 ini dibuat karena rekomendasi awal tidak terakomodasi.

"Kemungkinan akan dibuat ijtima baru dengan rekomendasi baru. Ini feeling saya. Jadi ijtima yang lama kan ada rekomendasi, saya kira akan ada ijtima baru untuk membuat keputusan baru," kata Salim di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (10/8).

Salim mengaku belum berkomunikasi dengan tokoh-tokoh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama mengenai Ijtima Ulama Jilid 2 ini. Namun, Salim menyatakan, Ijtima Jilid 2 perlu dilakukan untuk memperbaiki rekomendasi Ijtima Jilid 1 yang tidak terakomodasi.

"Belum komunikasi, baru feeling. Karena rekomendasi ulama itu kan mesti diperbaiki," katanya.

Di sisi lain, Salim mengatakan, PKS telah legawa dengan keputusan Prabowo yang lebih memilih Sandiaga ketimbang calon-calon yang diusulkan termasuk dirinya. Salim mengklaim PKS pada dasarnya hanya memikirkan kepentingan bangsa.

"PKS pada dasarnya adalah yang dipikirkan kepentingan bersama, apa yang bagus bagi bangsa ini," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan