Tak Digubris Para Capres, PBB Fokus Pileg Saja

Tak Digubris Para Capres, PBB Fokus Pileg Saja
Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra memberikan pernyataan kepada awak media di GOR Jakarta Utara, Minggu sore, 20 Mei 2018. ( Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta )
Yustinus Paat / HA Sabtu, 11 Agustus 2018 | 01:09 WIB

Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa partainya tidak mendukung atau mengusung salah satu bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019.

Yusril minta seluruh kader PBB untuk fokus pada pemenangan pemilu legislatif (pileg) 2019.

"Seluruh kader saya minta fokus ke pileg agar PBB memperoleh suara di atas 4 persen dan kembali eksis di DPR," ujar Yusril di Jakarta, Jumat (10/8).

Yusril menjelaskan PBB tidak mempunya kursi di DPR, hanya punya suara sah secara nasional. Sedangkan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggunakan kursi, bukan suara sah secara nasional.

"Dengan digunakannya cara ini, maka PBB tidak dalam posisi dapat mencalonkan atau mengusung pasangan calon. Karena itu PBB tidak mencalonkan atau mengusung pasangan mana pun dalam pilpres 2019," tandas dia.

Apalagi, kata dia, baik pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak pernah mengajak PBB untuk mendukung mereka. Karena itu, kata dia, PBB tidak perlu mengeluarkan energi besar mendukung keduanya.

"Mereka tidak mengajak PBB itu wajar saja karena kita tidak punya kursi di DPR sekarang. Untuk Pemilu 2019 pun, menurut hitungan lembaga-lembaga survei, PBB diduga takkan lolos PT (parliamentary threshold) 4 persen. Karena itu, kedua pasangan capres atau cawapres tidak memperhitungkan kita," ungkap dia.

Menurut dia, jika orang lain tidak menganggap PBB penting, maka kader-kader PBB tidak boleh GR untuk merasa diri penting. Jangan sampai, kata dia, PBB seperti menderita sakit jiwa karena merasa diri penting dan besar, tetapi kenyataan tidak seperti itu.

"Untuk mengatasi semua ini, kita tidak punya pilihan kecuali kerja keras dan fokus menghadapi Pileg agar kita eksis dan kembali diperhitungkan orang lain. Untuk Pilpres, jangan banyak menyita waktu kita, karena tidak akan ada manfaat apapun yang kita peroleh dari Pilpres ini," pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com