Sandiaga Tolak Debat Gunakan Bahasa Inggris

Sandiaga Tolak Debat Gunakan Bahasa Inggris
Sandiaga Uno. ( Foto: Antara )
Vento Saudale / CAH Jumat, 14 September 2018 | 20:49 WIB

Bogor - Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi usulan debat Pilpres 2019 yang dilakukan dengan menggunakan Bahasa Inggris. Kata dia dalam Pilpres di Indonesia, tidak perlu untuk menggunakan bahasa Inggris dalam berdebat.

"Ini pendapat pribadi saya, bahwa bahasa kita adalah Bahasa Indonesia. Bahasa yang dimengerti 100 persen oleh orang Indonesia. Masa pemilu di Indonesia kok debatnya bahasa Inggris," kata Sandi usai menghadiri Kongres ke-36 di Bogor, Jumat (14/9).

Sandi mengatakan, Bahasa Indonesia lebih dipahami oleh seluruh penduduk dari Sabang sampai Merauke di Indonesia. Sementara jika debat dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris, tidak semua orang Indonesia akan mengerti dan pesan yang dikirim melalui bahasa asing seperti bahasa Inggris, tidak tersampaikan dengan baik.

"Bahasa Inggris ya ada yang mengerti, tapi kita kan ingin menjangkau seluruh rakyat Indonesia. Saya pernah ikut pilkada, saya pernah ikut debat, karena menurut saya yang dikhawatirkan debat itu jadi tempat saling serang menyerang," ujarnya menambahkan.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu menyarankan format debat yang lebih cair dan interaktif. Hal itu dinilai lebih efektif untuk menyampaikan visi-misi masing-masing pasangan calon kepada masyarakat.

"Kenapa gak urun rembuk aja?, sumbang saran, penyampaian wawasan kita dan biarkan masyarakat memilih. Seperti tadi saya dengan GMKI keren banget, tadinya kan seperti class room tapi saya turun duduk bersama jadi lebih dekat dan efektif," harap Sandiaga.



Sumber: BeritaSatu.com